Sunday, September 6, 2020

Friday, May 15, 2020

Takut Yang Paling Mencintaimu

Katanya, rasa takut adalah sosok yang paling mencintaimu.
Ia tak ingin kau terluka, sebab itu ia ingin terus membuatmu waspada.

Katanya, yang paling menyakitkan itu bukan kehilangan.
Tapi kenangan yang tetap datang saat kau terjaga dan membuatmu tak merdeka.

Cukup lama, sampai akhirnya aku melihat cinta dan harapan baru.
Namun, rasa takut masih berjalan beriringan disampingku.
Ia tak mau pergi. Ia terus berbisik, "Aku ingin menjagamu, aku tak ingin ada yang menyakitimu."

Aku mencintainya dalam diam, tak ingin buru-buru terlalu banyak membuat kenangan.
Karena kehilangan selalu berbisik, "Hati-hati, seperti yang lalu, aku hanya melancarkan serangan ketika detak napasmu mulai bergantung padanya."

Mungkin aku perlu waktu sedikit lagi. Sampai aku punya keberanian untuk berucap pada rasa takut dan kehilangan ;

"Terima kasih sudah mencintaiku. Namun aku bertanggung jawab atas hidupku. Keputusanku akan dibuat diatas keberanian dan harapan."



Yuni yang selalu galau, 15 Mei 2020

Thursday, May 14, 2020

Hanya Kisah Fiksi

Ibuku bertanya,  "Pacarmu mana? Kok sudah lama tidak ke rumah?"
Kujawab, "Sudah pergi, bersama wanita lain yang hanya ingin naik mobil barunya."

Hening.

Dua pasang mata saling tatap cukup lama. Aku memecah sunyi dengan sebuah senyum kecil.
Ia mengulurkan tangan dan mengelus pipiku. Pedih. Rasanya ingin menangis.

Pelan-pelan, ia menyeka setetes air mata nakal yang mengalir turun membasahi pipi. Lalu ia tersenyum dan berpesan, "Jadi wanita itu harus kuat dan mandiri. Karena tidak ada pondasi yang lebih kuat selain dari kakimu sendiri."



Yuni Tisna. 14/05/2020

Monday, May 11, 2020

Tersesat.

Tersesat.
Jalan lurus yang dilalui tak lagi terasa benar.
Ingin berbalik arah, tapi sudah kehilangan arah tujuan.

Harapan.
Terasa sudah mati suri tak tau kapan dapat dibangkitkan lagi.
Ingin kembali meminta pada semesta, tapi ia terus memalingkan muka.

Rasa takut.
Terasa seperti peribahasa usang yang tak pernah hilang dimakan usia.
Ingin berlari menjauh, tapi bimbang terlalu mencintaiku.


Ada dosa,
Tapi aku tidak tau, harus memohon ampun pada Tuhan atau manusia.
Membelenggu kaki pada masa lalu, menahan diri ini bergerak maju.

Ingin kembali mencari jalan setapak, tapi terus bertemu jalanan terjal berbatu.

Ingin menarik napas ringan saja, tapi udara selalu terasa kering dan berat.

Melangkah pergi seperti memilih bernapas tapi mati.
Mempertaruhkan hidup pada apa yang tak pasti di ujung mimpi.


Yuni, 11-05-2020


Tuesday, May 14, 2019

Pengalaman Makan di Pepper Lunch Grand Mall Batam

Hallo Guys!

Welcome back to my channel! Hahaha berasa Youtube aja ya nggak sih. Apa kabar? Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan.

Ngomongin puasa, jangan ditanya lagi, undangan buka puasa pasti membludak yakan. Teman Es De, Es Em Pe sampai dari komunitas ini-itu sudah bikin undangan masing-masing. Tapi apakah kamu diajak? Belum tentu. Buahaha kok jahat ya 😈

Hari ini, aku mau nge-review sebuah tempat makan baru yang lumayan fancy dan hits di Batam, yaitu Pepper Lunch. Restoran ini sendiri bukan barang baru di Indonesia. Tapi di Batam, outlet pertamanya baru di buka bulan lalu, jadi nggak heran kalau banyak yang rela antri.

Apakah rasanya se enak hype-nya? Kebetulan kemarin dateng berempat sama temen-temen untuk buka puasa bersama, jadi bisa deh mencicipi beberapa menu sekaligus.

Pertama, yang kupesen untukku sendiri adalah menu yang paling best seller katanya, yaitu Beef Pepper Rice. Jadi di sini, beef setengah mateng disajikan di hot plate yang panas banget. Jadi setelah pesanan sampai di hadapan kita, harus langsung kita aduk-aduk rata seperti membuat nasi goreng gitu biar dagingnya mateng. Di meja, udah disediakan dua botol sauce untuk tambahan rasa, yaitu honey sauce dan garlic sauce. Kedua sauce ini wajib banget ditambahkan ke dalam hot plate kalian. Kalau enggak, rasanya akan hambar.  Apakah menu ini enak? Sejujurnya, rasanya simpel, enak, tapi nggak terlalu istimewa. Tapi dagingnya lembut banget. Kalau ditambahin garlic sauce-nya, endeus. Harganya sekitar 66 ribuan.

Beef Pepper Rice
Yang kedua adalah Hamburg Steak. Berbeda dari Beef Pepper Rice, untuk menu ini nasinya dipisah dan sayurannya lebih bervariasi. Untuk rasanya mirip sih sama beef di Pepper Rice. Jadi, harus ditambahin garlic atau honey sauce-nya biar lebih nendang. Untuk harganya yang ini lupa sih, tapi kalau berdasarkan referensi harga take away di Gofood, harganya sekitar 98 ribuan.

Beef & Hamburg Steak
Terus ada traktiran temen, se-hotplate Salmon Pepper Rice with Egg. Rasanya? Ini kayaknya yang paling enak. Lupa deh, ini kemarin add on keju mozarella atau memang sudah ada dari sananya. Tapi ini yang paling juara, mozarellanya pas di campur ke nasinya... Wissh enaaaakk  banget hehehe. Harganya di Gofood sekitar 70 ribuan.
Salmon Pepper Rice with Egg

Untuk menyiasati harganya yang lumanyan, kemarin aku dan temen-temenku bayar pakai Ovo. Kebetulan ada cashback 30% maksimal Rp.20.000. Lumayan kan? Jiwa misqueen-ku sungguh tertolong. By the way, harganya ini exclude minuman ya. Sekitar 10 rb - 13rb. Dan untuk pemesanan teh atau lemon tea, kita dapat benefit free refill gitu.


So, overall, enak, tapi nggak WOW banget sampai bikin kebayang-bayang atau ngences-ngences. Bakalan dateng lagi? Yes. Tapi nggak bisa sering-sering karena harganya lumayan. Tapi kalau dibantu subsidi cashback bolehlah hahaha

Tuesday, September 4, 2018

SEJENAK BERHENTI

Ini bukan petak umpet. Tapi aku sudah lelah mengejar, mencari-cari.

Ini bukan lomba lari. Tapi aku tau kamu pun sudah kehabisan energi, lelah berlari.

Bagaimana jika kita sejenak beristirahat? Tapi jangan berjarak terlalu jauh.

Jika nanti kamu berubah pikiran, tak ingin lari lagi, kamu tau dimana menemukan aku.

Jika kamu masih duduk diam di sana, tapi kulihat kamu merentangkan tangan lebar menyambutku... Aku berjanji akan segera berlari. Dengan suka cita. Ke pelukanmu.




Yuni Tisna,
04-September-2018

Thursday, October 5, 2017

Ayo Berpartisipasi Dalam Kegiatan 28uild.id Untuk Membantu Membangun Rumah Layak Huni Bagi Warga Kabil Batam,Bersama Habitat For Humanity Indonesia

Haloooo semuaa!

 kali ini aku mau sharing kegiatan sosial yang akan diadakan oleh sebuah organisasi non profit, Habitat For Humanity Indonesia cabang Batam, yaitu kegiatan 28uild.id (Bacanya To Build Indonesia) untuk memperingati hari sumpah pemuda di kawasan Kabil, Batam, Kepulauan Riau tanggal 28 Oktober 2017 nanti.



Bagi yang belum tau apa itu Habitat for Humanity, bisa langsung meluncur ke website resminya disini.

 Tapi secara garis besarnya Habitat for Humanity Indonesia adalah :

Sebuah organisasi non-profit yang didedikasikan untuk mengurangi perumahan-perumahan yang tidak layak dari masyarakat Indonesia dengan membangun rumah-rumah yang sederhana, layak dan terjangkau. Sejak berdiri tahun 1997, Habitat for Humanity Indonesia telah membangun rumah untuk lebih dari 49.274* keluarga di 13 provinsi, 47 daerah dan kotamadya se-Indonesia. Telah banyak sukarelawan yang bersedia untuk mengikuti kegiatan “Build” di mana mereka akan langsung berpartisipasi dalam pembangunan rumah-rumah untuk para penduduk yang membutuhkan. Tidak lupa juga, anak-anak muda pun juga mengikuti kegiatan tersebut untuk membantu Habitat dalam mewujudkan visi mereka, yaitu,”Dunia di mana setiap orang punya hunian layak untuk hidup".


Nah, untuk kegiatan tgl 28 ntar, kita bakalan diajak untuk membantu membangun rumah warga yang tidak mampu di kawasan kabil Batam.

Di kegiatan ini kita bisa menikmati indahnya masang bata,

Ngikat besi,

Ngaduk semen,


Dan kegiatan konstruksi lainnya demi membantu membangun rumah layak huni bagi orang-orang yang membutuhkan.


Soo semacam bedah rumah gitu deh, tapi kita turun tangan langsung membangun rumahnya!


Untuk kegiatan 28Build.id ini, bakalan diadakan serentak di 4 kota di Indonesia yaitu, Batam, Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya pada tanggal 28 Oktober 2017. Tunjukkan semangatmu dengan membantu membangun rumah layak huni bagi keluarga pra-sejahtera demi Indonesia yg lebih baik.

Submision fee-nya Rp.150.000 dan agan sudah mendapatkan kaos kegiatan, makan siang, peralatan selama melakukan kegiatana membangun, dan tentunya pengalaman tak terlupakan!

Untuk registrasi bisa di link di bawah
Registrasi:http://habitatindonesia.org/build/00
Dan untuk yg mau tanya-tanya bisa menghubungi CP di Batam.
CP Batam:
Erik Napitu
HP: 0852 7240 6402
WA: 0896 5887 2459


Friday, December 2, 2016

Apa Yang Bisa Kamu Lakukan Di Akhir Tahun?

Welcome December!

Nggak terasa, kurang dari 30 hari lagi kita sudah memasuki tahun baru. Rasanya waktu berlalu begitu cepat. Gue jadi kepikiran, apa sih yang sudah terjadi selama 11 bulan belakangan ini? Apakah hidup gue makin bermanfaat? Apakah ada kemajuan dari tahun sebelumnya? Atau malah gini-gini aja? Beberapa goals yang ingin gue capai tahun ini alhamdulillah sudah berhasil didapatkan, seperti lulus kuliah dengan IPK memuaskan dan bisa dapet kesempatan ikut ICN Conference 2016. Namun beberapa keinginan seperti nerbitin buku ke-3 masih tersendat-sendat dan plan jalan-jalan ke Universal Studio tampaknya abu-abu berkabut harapan semu. But, whatever! Tidak ada yang perlu disesali selama masih ada keinginan untuk memperbaiki diri :p

Nah karena saat ini bulan Desember, yang notabene adalah puncak dari tahun 2016, nggak ada salahnya kita membuat beberapa plan seru untuk menghabiskan waktu meryakan akhir tahun. Gue bakalan tulis 3 hal yang bakalan gue lakukan. Mudah-mudahan lumayan asik untuk kalian tiru ya!

Check it out!

1. Jalan-jalan nyegerin pikiran dan silaturahmi bersama keluarga

Karena ini bulan Desember, bakalan banyak sekali hari libur. Ada Maulid Nabi, natal, tahun baru. Lumayan banyak guys liburnya! Beberapa orang juga memanfaatkan momen ini untuk sekaligus ambil cuti tahunannya. Buat yang beragama nasrani, bulan ini biasanya jadi saat-saat untuk silaturahmi ke keluarga dan teman-teman sambil merayakan natal bersama. Bagi yang beragama lain juga bisa datang berkunjung atau sekedar mengucapkan selamat dan berbagi kebahagiaan yang bisa saling mendekatkan. Capek nggak sih kebakar isu SARA terus-terusan? Damai dan penuh toleransi sudah dipastikan jauh lebih indah :)


Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan momen libur panjang ini untuk jalan-jalan ke luar kota atau bahkan ke luar negri daripada suntuk di rumah. Biar kantong nggak bolong, jalan-jalan ke Singapore untuk lihat kembang api dan keseruan tahun baru di sana bisa jadi opsi yang nggak ada salahnya dipertimbangkan.



2. Bikin Resolusi Tahun Baru


Basi banget, tapi menurut gue ini hal yang penting. Dengan sets our goals dari sekarang, kita nggak akan kehilangan arah tujuan dan bingung mau ngapain. Sejak kuliah, tiap tahun gue bakalan nulis minimal 100 keinginan gue di kertas folio. Nah tiap beberapa bulan sekali, bakalan gue cek ulang, keinginan apa aja yang sudah tercapai dan belum. Adanya goals-goals ini bisa menambah semangat juangmu lho, dan kata psikolog yang ngasih pembekalan waktu masa orientasi mahasiswa gue dulu, menuliskan keinginan di kertas, secara nggak langsung juga membuat alam bawah sadar kita mencatatnya. Hal itu membuat terkadang tanpa disadari ada dorongan dari dalam diri yang membuat kita ingat terus dengan apa yang kita mau dan membuat kita bertindak dan berfikir ekstra untuk mencapainya.

3. Merubah Penampilan

Eittss... bukan operasi plastik ya maksudnya! Maksud gue, saat ini bisa jadi momen yang tepat untuk kita merubah gaya rambut, baju, make up dan sebagainya agar kelihatan semakin menarik. Siapa tau dengan merubah gaya, kamu jadi punya kesempatan lebih besar untuk ketemu jodoh bagi yang masih jomblo, jadi lebih percaya diri di tempat kerja hingga lebih produktif dan masih banyak lagi hal positif lain yang bisa kamu dapatkan.

Oh iya, jangan sampai ketinggalan memanfaatkan momen Harbolas Zalora yang akan diadakan tanggal 12 Desember nanti. Di momen 1212 ini, kamu bisa belanja produk makeup dan fashion di Zalora dengan diskon lebih dari 50%. Gile, murah banget nggak sih? Bisa belanja produk-produk kualitas tinggi dengan harga miring yang nggak bikin kantong jebol!


Nah, gimana? Rutinitasmu bisa jadi lebih seru kalau diselingi dengan hal-hal yang gue share di atas kan? Kalau gitu, selamat menjalani bulan Desember ya! Semoga bulan ini lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya :)

Good day!

Thursday, November 24, 2016

Dream Wedding Nih, Yuk Ngomongin Nikah-Nikah!

Pernikahan impian? Yaaks! Jadi baper nih hehehe... Bukannya mau buru-buru banget nikah sih, baru aja  beres urusan kuliah, jodohpun masih diteropong-teropong kayak lihat hilal :D

But every girl dreams of her wedding day!  Makanya dimana-dimana, cewek kalau diajakin ngomong konsep pernikahan impian pasti semangat banget. Apalagi tipe-tipe yang romantis kayak gue begini ampuun dah, nggak bakalan kelar-kelar deh urusannya.

Ngomong-ngomong, beberapa waktu lalu gue dapet kiriman Wedding Gift Box dari Weddingku isinya banyak banget, mulai dari wedding planner, souvenir botol kaca sampai voucher belanja. Lihat-lihat website-nya, gue jadi terinspirasi untuk bikin tulisan tentang dream wedding gue. Ingat, ini hanya dream ya haha, kalau suatu saat tercapai ya alhamdulillah. Karena tentu saja, pernikahan bukan melulu hanya sekedar apa yang kita mau aja, tapi ada pasangan kita yang nanti kita harus pertimbangkankan juga pendapatnya, budget dan alasan-alasan tak terduga lainnya. Yang penting, gimana saksi? Sah? Sah? Saaaaaaah.


Ini penampakannya. Cuteeeee kan?

Sekarang saatnya bermimpi bersama gue!

Let's start right know!

Tentu saja, semua berawal dari sebuah undangan! Sederhana saja, yang penting pastel dan berenda-renda. Berhubung gue sangat excited sama DIY Project, bentuk-bentuk undangan kayak di bawah ini jadi favorite gue banget. It's what I called, Elegance meets Simplicity.



Selanjutnya, adalah gaun. Biarpun banyak yang bilang norak, dengan bangganya gue mendeklarasikan diri sebagai penggemar berat film Twilight Saga, makanya jangan heran kalau gaunnya Bella Swan jadi impian. Tapi karena gue cinta juga dengan kebudayaan Jawa, kebaya nggak boleh  sampai ketinggalan dong.
Gaun Mbak Bella dan suit-nya mas Edward :p

Apa yang bikin kelihatan sangat Jawa? Yap! Batik cokelat dan potongan kebayanya.

Kemudian yang ada dalam puncaknya adalah, the reception! 

Resepsi pernikahan yang umum dilaksanakan di Indonesia biasanya adalah, pengantin mengundang banyak sekali undangan untuk menghadiri pesta, belum lagi undangan dari pihak orang tua, kakak, adik dan banyak lagi.

Sayangnya, biasanya kebanyakan pengantin hanya duduk di panggung, memperhatikan para tamu yang banyak itu silih berganti datang, makan, bersalaman, berfoto lalu pergi. Mungkin ini masih jadi tradisi di Indonesia kalau pernikahan seharusnya as big as you can dan disiarkan kemana-mana, ditambah lagi wedding-wedding mewah ala Raffi-Gigi, Chelesea-Glenn jadi trendsetter pernikahan belakangan ini. Tapi semua memang masalah selera sih...

Kalau gue sih, lebih suka dengan konsep private wedding yang terstruktur, contohnya kayak di itinerary di bawah ini, dan dihadiri oleh orang-orang terdekat yang mengenal kita sehingga bisa merayakan kebahagian bersama-sama dengan suasana yang penuh suka cita dan cengkrama-cengkrama bahagia. Uhh co cwiiiit :p


Karena bersifat private, nggak perlu sewa gedung yang gede dan mahal, asal makanannya enak dan konsepnya nature gitu. Bunga-bunga, daun-daun dimana-mana... uuhhh maau!!!



Selanjutnya adalah music! Karena di schedule-nya ada Dancing Celebration, musik nggak boleh sampai ketinggalan dong. Harus ada panggung khusus untuk musik-musik pernikahan yang ro-man-tis! Undangan yang dateng harus mau nyumbang suara, terutama yang suaranya bagus. Tapi nggak boleh nyanyi lagu galau, soalnya gue pernah datang ke acara resepsi temen, dan biduannya nanyi lagu apa coba? Jatuh Bangun! Ahhh ampunilah dia ya Allah :(

By the way anyway busway, harus ada sesi gue nyanyi sama calon hubby dong :D
Karena suara gue sumbang, harus latihan dari sekarang nih. Hehehe Cek cek satu dua tiga do re mi fa sol la si doooooooooo ....  I have died everyday waiting for you.....





Terakhir, souvernir! Memang ini jadi sesuatu yang sangat optional sih. Boleh ada boleh enggak, karena kebanyakan souvenir nikahan pas sampai di rumah cuma dibiarin aja dan mubazir. Tapi ada 2 hal yang menarik untuk jadi souvenir, yaitu hasil cetak foto di photobooth, jadi bisa dijadiin kenang-kenangan sama yang dateng, atau seeds tanaman-tanaman kayak bunga mawar, atau buah-buahan. Filosofinya sih, our love grows with you hahahaha mudah-mudahan yang dateng mau nanem bibitnya pas udah di rumah :p


 Tentu banyak hal selain garis besar yang gue jelasin barusan yang harus dipikirin. Ada makanan, kue, dekorasi,  dan sebagainya yang masih harus dipikirin. Nanti deh gue edit-edit lagi, mau dipikirin sekarang, nanti baper broooh 😂 Intinya, selamat mengkonsepkan pernikahan impian kalian yah. Jangan lupa mampir ke Weddingku kalau mau cari inspirasi tentang wedding impian kalian dan juga bisa jadi referensi vendor yang cocok dengan budget dan harapan kalian :) 

Sunday, July 24, 2016

Poligami? Cari Referensinya Dalam Surga Yang Kedua

Sebenarnya, saya udah jarang banget nonton TV, apalagi sampai mengikuti sinetron tertentu. Tapi suatu ketika saya tidak sengaja menonton salah satu episode dari sinetron Surga Yang Kedua, dan ajaibnya, setelahnya saya "ketagihan" nonton episode-episode berikutnya.

Film ini mengangkat cerita lika-liku rumah tangga. Di antara berserakannya sinetron-sinetron anak SMA belakangan ini, Surga Yang Kedua memang jadi oase tersendiri mengingat temanya yang "ibu-ibu" banget. Lebih unik lagi, tema poligami berani dipilih diantara pro dan kontra yang masih bersliweran mengenai poligami itu sendiri.

Biar gak kehilangan arah, beginilah kira-kira sinopsis dari sinetron Surga Yang Kedua :


Doni dan Sabrina sudah menikah lama, namun Sabrina tidak kunjung bisa memberikan Doni anak. Kata dokter, setiap Sabrina hamil dan janin yang dikandungnya memiliki golongan darah yang berbeda dengannya, janin tersebut tidak akan selamat. Sementara itu, Bunda Sania aka ibu Doni, terus-menerus mendesak agar Doni memiliki anak laki-laki agar dapat mewarisi kekayaan keluarga, justru meminta Doni menikahi wanita lain agar bisa memiliki anak. Sabrina yang mendengar berita ini sedih dan kalut dan menyebabkan dirinya mengalami kecelakaan ketika menyetir hingga akhirnya koma. Keadaan Sabrina yang kritis membuat Doni putus asa, namun Bunda Sania merasa bahwa saat itulah waktu yang tepat untuk Doni menikah lagi. Disaat itulah, saat istrinya koma, Doni menikah lagi dengan Vani, sahabatnya dan sahabat Sabrina ketika kuliah. Ajaibnya, tak lama kemudian Sabrina terbangun dari koma dan harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya menikah lagi. Drama rumah tangga tentang seorang suami yang memiliki dua istri dengan kehidupan rumah tangga yang terus-menerus dicampuri oleh ibu mertuapun dimulai...

Menarik kan?
Saya adalah salah satu orang yang tidak setuju dengan konsep poligami. Walaupun dalam agama saya membolehkan, terlepas dari hal itu bisakah kita membayangkan perasaan seorang istri ketika suaminya menikah lagi? Sakit, hancur, perih, kecewa, marah, merasa dikhianati, merasa dibohongi, merasa tidak berguna, terpuruk dan sebagainya.

Rasulullah menikah dengan 9 wanita dengan pertimbangan kemanusiaan (mengangkat derajat wanita yang pada zaman itu tidak dihargai jika berstatus janda, budak dan tananan perang), dan urusan dakwah. Dalam Islam, wahyu poligami pun sudah diturunkan dalam
Surat An Nisa’: 3:

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِي الْيَتَامَى فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُواْ

“Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja.” [QS. An-Nisa’: 3].

Seorang pria dihalalkan untuk menikahi 1, 2 hingga 4 istri dengan syarat dapat berlaku adil. Jika tidak, maka beristrilah 1 saja. Poligami pun diberbolehkan (berdasarkan berbagai pendapat), dengan alasan, pria memiliki hasrat yang besar dan ada kemungkinan tidak dapat dipuaskan oleh 1 orang wanita saja, istri pertamanya tidak dapat memberikan keturunan, menghindari zina, istri pertamanya sakit/lansia dst.

Tapi betulkah seorang pria bisa berlaku adil?

وَلَن تَسْتَطِيعُواْ أَن تَعْدِلُواْ بَيْنَ النِّسَاء وَلَوْ حَرَصْتُمْ فَلاَ تَمِيلُواْ كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ وَإِن تُصْلِحُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ اللّهَ كَانَ غَفُوراً رَّحِيماً

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. An-Nisa’: 129].

Pro dan kontra poligami bahkan terjadi diantara para ulama. Adil tidak hanya sekedar urusan menafkahi istri-istri, namun juga mengenai perasaan yang diberikan kepada setiap istri. Hati manusia siapa yang bisa mengatur secara pasti? Ketidak adilan pasti terjadi, seberapapun inginnya seseorang untuk berlaku adil.

Back to the sinetron Surga Yang Kedua, yang bisa jadikan gambaran kehidupan rumah tangga yang kedua bagi saya ada beberapa point sepajang ini :

1. Doni dikisahkan sebagai pria yang sangat baik prilakunya, lembut tutur katanya dan sangat mencintai keluarganya. Di sinetron ini, Vani dikisahkan sebagai istri kedua yang penuh iri dan jahat. Tapi wajarkan? Jika menonton dari awal, pemirsa bisa melihat bahwa Doni tidak sepenuhnya adil. Ia selalu menyempatkan diri menemani Sabrina kemana-mana, menyempatkan waktu bersama Sabrina setiap hari dan tidur bersama Sabrina, sedangkan Vani sering diabaikan (secara halus) bahkan dalam keadaan hamil. Vani sering kepergok mengintip Doni dan Sabrina berduaan dan dalam hati bergumam seandainya Doni bisa memperlakukan dirinya sama dengan ketika ia memperlakukan Sabrina. Poinnya, walaupun Doni menikahi Vani karena ada paksaan dari orang tuanya, tetap saja, dia sudah menerima Vani sebagai istrinya. Ia harus bersikap adil, kalau tidak mau begitu, selalu ada kesempatan berkata "Tidak" sedari awal. eaaak

2. Sabrina dikisahkan sebagai wanita solehah yang menghargai dan mencintai suaminya. Bahkan pada akhirnya ia ikhlas menerima kenyataan bahwa suaminya menikah lagi dan ia harus tinggal seatap dengan istri kedua suaminya. Tapi baru kemarin (episode yang menginspirasi bikin postingan ini lol), Sabrina ingin membantu Aryo, mantan pacar Vani untuk mempersatukan Aryo dan Vani. Dari percakapan dan gesture, kebanyakan pasti menganggap Sabrina ini sangat baiiik sekali. Tapi whats the point dari adegan ini? Sabrina mendukung Aryo bersatu dengan Vani, sedangkan Vani istri kedua suaminya. Itu artinya ia mendukung perpisahaan Doni dan Vani, padahal Vani sedang mengandung anak Doni.

So kesimpulan saya dari film ini, adil bagi pihak suami dan nrimo bagi pihak istri (baik pertama atau kedua atau ketiga atau keempat) adalah hal yang teramat sulit.

Sedangkan pandangan pribadi saya mengenai poligami betul-betul murni karena tak bisa membayangkan betapa sakit hatinya seorang wanita yang suaminya menikah lagi (salahkan betapa romantisnya saya berpikir, jadi poligami betul-betul diluar radar), terlepas dari surga yang dijanjikan Allah SWT pada istri-istri yang ikhlas dipoligami dan pertentangan antara menerima atau menolak  wahyu-Nya. Dan para pria, posisikan dirimu pada posisi jika istri yang kalian cintai ternyata menaruh hati terhadap laki-laki lain, sampai disitu saja, tak usah dibayangkan sampai poliandri :p

Selain alasan barusan, keadaan dimana derajat wanita sangat rendah sudah tidak relevan lagi saat ini (jika mengingat sebab poligami untuk menaikkan derajat istri muda), karena saat ini wanita sudah mempunyai derajat yang baik di mata masyarakat dunia dan memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi, menyuarakan pendapat, bekerja di bidang-bidang yang dahulunya hanya diperuntukkan untuk laki-laki, bahkan menjadi pemimpin sebuah negara. Para wanita cenderung menolak terjadinya perceraian biasanya karena sudah 'kadung' memikirkan anak, tidak memiliki penghasilan hingga bergantung sepenuhnya pada suami, berdosa, hingga betul-betul mencintai suaminya hingga tak kuasa menolak keputusan tersebut.

Jadi, bagi saya lebih baik sama-sama menjaga kesetiaan dan perasaanlah. Memiliki itu mudah, mempertahankannya yang sulit. Selain itu, mendua sudah terlalu mainstream... Jadi kenapa nggak setia aja? It's true love eaaak 💖💖💖