Showing posts with label Review Buku. Show all posts
Showing posts with label Review Buku. Show all posts

Thursday, March 10, 2016

Review Novel Nero (Made Man #1) by Sarah Brianne

Berbulan-bulan baca buku tanpa memikirkan untuk membuat reviewnya lagi, bikin saya terbata-bata ketika membuat review ini.

Whateverlah.... lebih baik terbata-bata daripada terbatako-batako (sumpaaaah garing banget. Maaaaaf. Saya tidak tau apa yang terjadi pada diri saya) 😝

Yasudahlah, kali ini saya akan mereview bukunya Sarah Brianne yang berjudul NERO. Pertama kali denger judulnya sih, what the hell?! Nggak ada nama lain apa? Mungkin karena kata 'NERO' di Indonesia diidentikkan dengan sebuah geng motor pembawa kerusuhan bin bencana, makanya jadi sedikit memberikan pengaruh yang kurang mengenakkan pada awalnya. Tapi karena waktu itu saya kehabisan bahan bacaan, maka dengan 'terpaksa' saya membaca chapter pertama buku ini.... dan tidak bisa berhenti.




Okay, let's start right now!

Sinopsis :

Nero is the king of Legacy Prep, living a life of power.
Elle is the school’s punching bag, living a life of fear.
The only good girls Nero knows jump in his bed when he tells them to.
The closest Elle has come to a bad boy like him is in the cafeteria line.
The mob boss gave him orders to find out what she knows.
Her mouth is sealed.

I just want to be a fu**ing made man.
I’m just a fu**ing waitress.

-----------------------------------------------------

Elle dikenal sebagai "punching bag" di sekolahnya. Di bully sana-sini. Elle bertahan di sekolah tersebut hanya karena temannya Chloe (no spoiler, maaf). Suatu malam, saat Elle akan berangkat kerja (dia punya kerja sampingan sebagai pelayan toko), di pertengahan jalan ia melihat seorang laki-laki dibunuh di depan matanya. Elle pun kabur, memutuskan untuk pura-pura tidak mengetahui insiden itu. Namun sayangnya si pembunuh adalah geng mafia kelas kakap yang tidak ingin mengambil resiko jaringan mafianya terungkap ke publik.




Di sekolah, tiba-tiba Nero, cowok keren yang jadi incaran cewek satu sekolahan tiba-tiba membelanya saat dia di bully. Elle pun curiga, karena sebelumnya Nero nggak pernah ngomong bahkan untuk sekedar say hello padanya. Sikap Elle yang takut-takut tapi pengen kenal dekat bikin Nero semakin penasaran... dan Nero yang tiba-tiba jadi superhero kesiangan bikin Elle jadi gelisah galau merana eaak...

Tapi setiap kisah tidak terjadi karena kebetulan. Kenapa Nero tiba-tiba mendekati Elle? Bagaimana nasib Elle ketika geng mafia tidak ingin melepaskan Elle begitu saja?

Selamat membaca!

Friday, July 3, 2015

Review Novel Obsidian by Jennifer L . Armentrout

Halooooo.... Apa kabar? Lama bingoo nggak update blog ini. Lama-lama kangen juga nulis-nulis sedikit review buat nambahin referensi kalian sebelum baca buku. Hehehe Kebetulan gue lagi gandrung banget sama buku-buku romantis yang ada fantasi-fantasinya gitu. Nah, makanya kali ini gue mau ngereview bukunya Jennifer L. A yang judulnya Obsidian, novel yang bercerita tentang kisah cinta manusia dan alien. Sebenernya buku ini punya beberapa series, tapi untuk kali ini gue bakalan review buku pertamanya dulu.




Judul : Obsidian (Lux #1)
Author : Jennifer L. Armentrout
ISBN : ISBN 1620610078 (ISBN13: 9781620610077)
Edisi : English Paperback, (Mei 2012) by Entangled Teen
Genre : Urban Fantasy, PNR, YA, Science-Fiction

Starting over sucks.

When we moved to West Virginia right before my senior year, I'd pretty much resigned myself to thick accents, dodgy internet access, and a whole lot of boring.... until I spotted my hot neighbor, with his looming height and eerie green eyes. Things were looking up.

And then he opened his mouth.

Daemon is infuriating. Arrogant. Stab-worthy. We do not get along. At all. But when a stranger attacks me and Daemon literally freezes time with a wave of his hand, well, something...unexpected happens.

The hot alien living next door marks me.

You heard me. Alien. Turns out Daemon and his sister have a galaxy of enemies wanting to steal their abilities, and Daemon's touch has me lit up like the Vegas Strip. The only way I'm getting out of this alive is by sticking close to Daemon until my alien mojo fades. 



Jadi, kisah bermulai ketika Katy Swartz pindah ke West Virginia setelah ibunya bercerai dan ingin memulai kehidupan baru. Di kota itu, Katy bertetangga dengan 2 orang kakak adik yang misterius, Daemon dan Dee Black, yang juga merupakan teman satu sekolah Katy. Pertemuan mereka dimulai ketika Katy mampir ke rumah tetangga barunya untuk menanyakan alamat. Sayangnya, bukan keramahtamahan ala kota kecil yang diterimanya, Katy justru dimarahi habis-habisan oleh Daemon tanpa alasan. Tapi gimanapun, Katy nggak bisa menyangkal, walaupun Daemon serem, Daemon bener-bener ganteng walaupun memiliki mata yang aneh karena berwarna hijau sangat terang hingga kelihatan bersinar. 

Walaupun hubungan Katy dengan Daemon tidak berjalan dengan baik, hubungan Katy dengan adik Daemon, Dee Black, berjalan sangat baik. Bahkan Dee sudah menganggap Katy sebagai the best friend ever yang pernah dia miliki. Dee pula yang selalu membela Katy setiap kali Katy dibully oleh Daemon.


Namun, kondisi kehidupan Katy yang adem ayem berubah total waktu dia tiba-tiba diserang oleh orang tidak dikenal yang super kuat hingga terluka parah. Untungnya, dia diselamatkan Daemon tepat pada waktunya. Dari situ, Daemon mulai dekat dengan Katy. Namun kedekatan itu justru membuat Katy merasakan banyak hal-hal ganjil yang membuat Katy curiga bahwa Daemon bukan manusia biasa. Karena Daemon bisa mengendalikan angin, menghentikan waktu untuk menyelamatkan Katy ketika hendak ditabrak truk dan bisa menyelam tanpa bernapas dalam waktu yang lama. 


Nah biar nggak spoiler, akhirnya konflik demi konflik berdatangan yang membuat Katy tau bahwa  Daemon adalah seorang Luxen. Alien berbentuk cahaya yang terdampar ke bumi setelah planetnya dihancurkan. Dan yang menyerang Katy adalah alien juga, namun dengan jenis yang berbeda yaitu Arum, musuh bebuyutan Luxen yang tujuan hidupnya cuma satu : menghancurkan Luxen sampai tak tersisa.



Review :

Kereeeen! Ceritanya, gaya bahasanya, apalagi karakternya! Daemon Black bener-bener seorang the best bookboyfriend ever. Terutama kalau sudah baca buku ini sampai series terakhirnya, setiap karakter dibuat sangat kuat, dan humor-humor sinis yang sering dilontarkan setiap karakter membuat buku ini semakin menarik. 

Hubungan Katy-Daemon juga berjalan sangat manis. Aah seru deh baca adegan buli-bulian yang dilakukan Daemon dan sedih-sedihnya Katy 

Walaupun, secara sepintas gue melihat bahwa buku ini kok agak mirip Twilight yaa... But whateverlah, karena gue fans berat Twilight Saga jadi no problemo deh. 

Ngomong-ngomong, buku ini sudah mau difilmkan lho! Nggak sabar untuk tau siapa sih yang dipilih untuk memerankan Katy Swartz dan Daemon Black :)


Ps. Maaf kalau postingannya kurang rapi. Hehehe bikinnya dari hp nih

Sunday, July 8, 2012

Review If You Desire #Second Book of MacCARRICK Brothers by Kresley Cole

Setelah sekian lama, akhirnya gue punya (ehmm...) mood untuk ngeblog. Berhubung gue udah lulus tahun ini dan masih nunggu first experience jadi mahasiswi bulan agustus tahun ini, jadi beberapa minggu belakangan ini gue isi dengan jadi freelance Pengacara alias pengangguran banyak acara. Hehe

Nah, kebanyakan “acara” gue itu adalah baca buku dari rental atau di toko buku atau nonton DVD bajakan punya abang gue. Nah, buku yang baru selesai gue baca (malem ini baru selesai) adalah bukunya Kresley Cole yang judulnya If You Desire.

Buku ini adalah buku kedua dari triloginya MacCarrick Brothers. Buku pertama sama ketiga sebenernya belum gue baca. Pas gue beli buku ini sih sebenernya pengen beli bookletnya sekaligus biar ada tempatnya. Namun apa daya duit pas-pasan. Hehe jadi gue akan membelinya satu-satu, dimulai dari yang sinopsisnya (menurut gue) paling menarik.
Untuk informasi, gue membeli buku ini karena sempet lihat reviewnya yang heboh di Goodreads.com. di sana para pembaca ngasih rate yang sangat tinggi. Dari 5 bintang, rata-rata orang memberikan nilai 4,11. Alias buku ini dapat nilai delapan lebih dari ribuan orang. Jadi ya.... gue penasaran.


Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Waktu berbeda, situasi berbeda, tetapi rasanya tetap sama. Saat Hugh MacCarrick menatap Jane Weyland, setiap jengkal kenangan dan percakapan-percakapan menggoda yang masih terasa semanis gula kembali menyesaki benaknya. Hugh tak menyesal telah memutuskan untuk meninggalkan Jane. Tapi bukan berarti dia lantas berhenti mencintainya....

Saat mengetahui orang yang dibayar untuk melindungi dirinya dari musuh-musuh ayahnya, Jane Weyland tak bisa menyembunyikan sakit hatinya. Ya, dia marah. Marah karena perasaan hancur saat Hugh meninggalkannya dulu. Marah karena dia sempat yakin laki-laki itu akan menikahinya. Tentu saja semua itu bohong, dan Hugh pendusta yang dulu itu tak ada bedanya dengan lelaki yang kini berada di hadapannya.

Tapi... panas apa yang Jane rasakan sekarang? Tubuhnya tegang saat menyadari sentuhan tangan Hugh di permukaan kulitnya. Seperti terhipnosis, Jane mendapati dirinya kembali menginginkan Hugh. Ia memberontak, mencoba menyangkali dirinya. Namun, api itu kian membesar, dan tanpa lady itu sadari, dia dan Hugh terbakar bersama dalam kobaran cinta....

Jadi, buku ini menceritakan tentang kisah cinta Hugh MacCARRICK dan Jane Weyland. Mereka sudah kenal sejak umur Jane 13 tahun. Tapi saat umur Jane 17 tahun, Hugh tiba-tiba pergi dari hidupnya. Jane yang waktu remaja naksir berat sama Hugh dan membayangkan dirinya akan menikah dengan Hugh saat dewasa nanti, patah hati selama bertahun-tahun sampai saudra-saudara Jane bikin jargon khusus untuk Jane : “Tangisan dan Tahun”. Karena Jane sering diam-diam menangisi kepergian Hugh selama bertahun-tahun.

Sepuluh tahun kemudian, saat umur Jane 27 tahun, Hugh kembali lagi ke London. Dia datang sebagai pelindung Jane dari ancaman pembunuhan yang akan dilakukan oleh Grey, pencandu obat terlarang yang dendam setengah mati sama Hugh dan ayah Jane. Maka untuk membalas dendamnya, Grey memutuskan untuk membunuh satu-satunya orang yang paling berarti untuk kedua pria itu: Jane.

Jadi agar tidak menimbulkan aib ketika Hugh membawa Jane kabur untuk menyelamatkan gadis itu dari Grey, ayah Jane memutuskan agar Hugh dan Jane menikah saja. Untuk menghilangkan skandal. Jane dan Hugh awalnya menolak. Hugh karena takut dia nggak akan bisa melakukan pembatalan pernikahan jika nantinya Jane sudah selamat. Sementara Jane tidak mau karena terlalu sakit hati karena Hugh menghilang tiba-tiba selama sepuluh tahun belakangan. Tapi toh akhirnya, mereka menikah juga. hehe

Jane dan Hugh akhirnya berada dalam perjalanan jauh untuk menghindari Grey untuk sementara sampai menemukan kesempatan yang tepat untuk menghabisi Grey. Selama di perjalanan Hugh sangat posesif terhadap Jane. Dan Jane yang nggak pernah benar-benar membenci Hugh berusaha sebisa mungkin meyakinkan Hugh supaya pernikahan mereka tidak usah dibatalkan jika Grey sudah berhasil dilumpuhkan. Tapi Hugh tidak mau bersama Jane, bukan karena Hugh nggak cinta lagi sama Jane tapi karena ternyata keluarga MacCARRICK telah mengalami kutukan selama 10 generasi dan Hugh bersaudara adalah generasi terakhir dalam kutukan itu. Isi kutukannya antara lain ayah Hugh bersaudara akan meninggal seketika tepat ketika salah satu dari kakak beradik MacCARRICK membaca buku ramalan klan( dan terbukti benar-benar terjadi). Dan ketigakakak beradik MacCARRICK akan berjalan bersisihan dengan kematian (yang dibuktikan dari ketiga profesi kakak beradik itu : pembunuh bayaran dan tentara bayaran). Dan mereka tidak akan bisa memiliki pasangan hidup. Kalaupun punya, mereka akan membuat pasangannya hidup dalam penderitaan.

Jadi Hugh bersikeras untuk tidak mempertahankan Jane karena takut kalau kutukan itu akan membuat Jane hidup dalam penderitaan. Nah, apakah Grey berhasil dibunuh? Apakah Hugh dan Jane akan bersatu? Apakah kutukan klan MacCARRICK benar-benar nyata? Apakah? Apakah? Apakah? Hehe dengan senyum licik gue mengatakan kalian harus baca bukunya sendiri.

Nah, berikutnya gue bakalan ngasih pendapat gue tentang buku ini. Berdasarkan setting London abad lalunya, buku ini pastilah ber¬-genre Historical Romance alias berlatar belakang jaman sejarah. Tapi,hm... seperti yang gue baca di beberapa reviewer Goodreads, buku ini punya bahasa yang sedikit terlalu modern untuk menandingi setting-nya yang jaman dulu. Gue pernah baca buku Johanna Lindsey, penulis Inggris yang memang terkenal karena buku Historical Romance-nya dan agak sedikit membandingkan. Menurut gue sih, bahasanya yang agak modern justru memudahkan gue untuk memahami lebih cepat. Jadi, nggak ada masalah buat gue.

Untuk karakternya, gue juga suka banget. Terutama karakter Hugh Si Pahlawan Yang Posesif. Sebelum ini, gue berfikir orang yang paling bisa bikin tokoh posesif tapi bikin melting paling mantep adalah Esti Kinasih di bukunya, (Still... dan cewek!!!) tapi sekarang gue menemukan Kresley Cole juga jago banget nget nget!

Gue juga suka karakter Jane, si pemberontak, berani tapi baik hati yang bisa bikin Hugh yang kaku dan kasar nggak bisa menolak apapun keinginan Jane selalu bersikap lembut terhadap cewek itu.

Rate gue pribadi untuk buku ini? Tinggiiiiiii sekaliiiii karena buku ini jadi buku favorit gue sekarang dan gue membayangkan pasti bakalan deeply amazing kalau sampai dijadiin film. 

Ps: kata beberapa member Goodreads, buku yang paling bagus dari trilogi ini adalah buku ketiga. Judulnya If You Deceive. Menceritakan tentang niat balas dendam Ethan MacCARRICK kepada keluarga Van Rowen karena membuat mukanya rusak. Dari sisip-sispan cerita Ethan di If You Desire, gue juga yakin kalau cerita Ethan pasti the best!

Sunday, May 13, 2012

Revie Novel After The Music - Diana Palmer

Hi Nice to meet you guys! Udah lama gue nggak nge-post karena aktifitas offline gue tidak menyempatkan gue untuk menulis review buku lagi. Nah, tapi di posting ini gue bakalan bikin review novel yang AMAT SANGAT GUE SUKAI! haha

Pokoknya ini adalah jenis novel yang harus dibaca untuk lo-lo semua yang menggemari novel romantis. Dan agak-agak nyesek ketika dibaca namun tersenyum senang ketika pada akhirnya lo nemuin kalau ending novelnya bahagia. Sebenernya gue memang nggak sreg kalau akhir novelnya sedih. Apalagi kalau kisah cintanya harus diwarnai oleh kematian. huhuhu sedih banget.


Nah balik ke novel ini, gue membaca novel ini di rentalan novel di deket rumah gue. Dan... gue minjem buku ini ampe 3 kali karena ketagihan. 3 kali minjemnya lho ya, bacanya berkali-kali men!



Judul Asli : After The Music
Judul Terjemahan : Nada-Nada Cinta
Penerbit Indonesia : Gramedia Pustaka Utama
Penerbit Luar : Harlequin Enterprise
Penulis : Diana Palmer



Jadi buku ini menceritkan tentang Sabina Cane, cewek miskin dari New Oerlans yang pekerjaannya adalah sebagai penyanyi rock kafe-kafe kecil. Sabina sebenernya, punya impian untuk jadi seorang penyanyi opera. Tapi karena Sabina nggak punya uang untuk membiayai biaya les menjadi penyanyi opera, maka impiannya itu ya hanya bisa jadi sebuah impian.

Sabina punya teman bernama Al. Teman baiknya yang kaya raya dan nggak malu temenan sama dia. Al pengen menikah sama pacarnya, namun Al takut menghadapi kakaknya, Hamilton Regan Thorndon III atau yang biasa dipanggil Thorn. Thorn adalah pemilik perusahaan super besar dan dia pengen pensiun muda. Jadi dia pengen kalau perusahaannya suatu saat nanti dipegang oleh adiknya, Al. Karena itu Thorn jadi sangat selektif dalam menyetujui hubungan Al dengan wanita. Thorn takut kalau cewek yang nanti menikah sama Al cuma mau menghabiskan harta keluarga mereka yang berlimpah-limpah.

Al pengen menikah dengan pacarnya yang merupakan temen Sabina. Nah, karena dia takut kalau pacarnya bakalan di introgasi sama Thorn, maka Al pun meminta Sabina untuk mengalihkan perhatian Thorn dengan pura-pura jadi pacar Al semenytara Al akan menikah dengan pacarnya sembunyi-sembunyi.

Tentunya, Sabina nggak masuk dalam kriteria yang sesuai untuk menjadi pacar Al. Thorn menganggap kalau Sabina cuma mau menghabiskan harta Al dan menjebak cewek itu habis-habisan. Mulai dari menyogok cewek itu, sampai membuat Sabina suka sama dia biar Al tau kalau ternyata pacarnya nggak setia.

Puncaknya, karena Sabina berani melawan Thorn dan cowok itu jadinya sangat kesal, maka pada sebuah pesta yang dibuat oleh Thorn, Thorn menceritakan pada seluruh tamu siapa Sabina Cane, calon istri adiknya. Informasi mengenai Sabina didapatkan pria itu ketika melakukan investigasi diam-diam mengenai latar belakang cewek itu. Thorn-pun membeberkan rahasia yang paling membuat gadis itu malu di dunia, bahwa ibunya hanyalah seorang "kupu-kupu malam" dari New Oerlans.

Saat itulah Sabina membenarkan kepada semua orang bahwa ibunya memang seorang wanita malam. Karena hanya itulah satu-satunya yang bisa dilakukan ibunya ketika keadaannya memburuk tiba-tiba dan dia tidak bisa bekerja di tempat lain. Kemudian, ironisnya ibu Sabina dibunuh oleh "tamu" yang menjadi suaminya. Karena suaminya mempunyai kelainan sekskual masokshistic dimana pria suka menyakiti pasangannya ketika berhubungan seksual.

Sabina juga mengatakan betapa ia sebenernya tidak membenci ibunya. Karena mereka udah hidup susah sama-sama. Nggak pernah beli pakaian baru karena pakaiannya mereka beli di toko barang bekas dan untuk makan hanya menunggu sisa makanan dari tukang daging.

Thorn menyesal. Dan sudah bisa dilihat sejak pertama kali kalian membaca buku ini kalau Thorn sudah tertarik pada Sabina sejak awal. Thorn berusaha minta maaf, namun Sabina nggak mau lagi bicara dengan cowok itu.

Beberapa waktu kemudian, band Sabina mendapat tawaran rekaman. Band itu diprediksi akan sukses di pasaran dan Sabina bersama Band-nya pun nggak cuma bisa manggung di bar kecil di New Oerlans lagi, tapi juga bisa manggung di hotel ternama di New York! Pada peluncuran album, sebuah lampu fokus jatuh dan menimpa kepala Sabina hingga gadis itu koma.

Dan ternyata, Thorn adalah produser Sabina tanpa diketahui gadis itu. Thorn juga selalu mengikuti kabar gadis itu dan hadir saat gadis itu manggung. Ketika Sabina sadar dari koma, ia melihat Thorn duduk di sebelah ranjangnya, kelihatan sangaaat berantakan. Cowok itu selama beberapa hari memang cuma menunggu Sabina sadar, dan dia juga jarang tidur.

Thorn meminta Sabina agar mengizikannya merawat Sabina sampai cewek itu sembuh. Karena Sabina nggak punya siapa-siapa lagi di dunia dan rumah Sabinapun nggak lebih dari apartemen sangat kecil yang Thorn pikir hanya sebagai gubuk kumuh.

Sabina awalnya menolak, karena harga diri dan karena dia nggak mau merepotkan Thorn. Tapi Thorn pada akhirnya mengatakan perasaannya yang sebenarnya pada Sabina. Dan Sabina juga merasakan cinta untuk Thorn hingga setuju untuk menikah sama cowok itu.

  • Novel ini memang bukan satu-satunya terbitan Harlqeuin yang menarik minat gue untuk membacanya. Tapi novel ini, bener-bener gue saranin untuk dibaca.
  • Karakter Thorn dan Sabina terasa begitu kuat di novel ini. Dan bahkan gue merasa kalau gue tidak membaca, tapi seperti gue sedang menonton film. Dan apa artinya itu? Itu berarti Diana Palmer tersayang telah sangat sukses sekali untuk memvisualisasikan kata-katanya dalam benak pembaca.
  • Tidak ada kematian di novel ini, seperti yang gue suka.
  • Dan yang paling menarik adalah karakter Thorn (biasa cewek, sukanya Thorn hehe). Di beberapa bagian, gue benci banget sama dia dan pengen ninju dia karena sikapnya yang kasar dan tidak sopan. Tapi gimanapun, gue nggak bener-bener bisa membenci Thorn karena gue tau dalam hatinya Thorn ingin, dan sangat jatuh cinta pada Sabina yang notabene pacar adiknya dalam skenario yang dimainkan Sabina dan Al.
  • Dan ending yang bahagia :)

Ps :

Sinopsis Dari Versi Asli (Berbahasa Inggris) :

Rock star Sabina Cane had heard plenty about the wealthy Hamilton Regan Thorndon III, head honcho of Thorn Oil. His brother, Al, warned her of Thorn's reputation for breaking hearts, but singing was Sabina's life and she was grateful for any work she could get. She and her band would take the gig in the New Orleans nightclub, even if it was owned by Mr. Thorndon III.

But Thorn wasn't the stuffy old businessman she'd expected. He was prickly, passionate, rock stubborn and liked to play matchmaker. And he had the perfect match in mind: he wanted Sabina, no matter what the cost. Didn't he know that there are some things money can't buy?

Sinopsis di atas kira-kira gue terjemahin seperti di bawah ini:

Bintang Rock Sabina Cane telah banyak mendengar tentang si kaya Hamilton Regan Thorndon III. Pemimpin dari Thorn Oil. Adiknya, Al, memperingatkannya reputasi Thorn untuk melukai hati seseorang, tapi menyanyi adalah hidup Sabina dan ia bersyukur untuk setiap pekerjaan yang ia bisa ia dapatkan. Dia dan Band-nya, akan mengambil pertunjukan di klub malam New Oerlans. Bahkan jika itu (club malamnya) dimiliki oleh Thorndon III.

Tapi Thorn bukanlah pengusaha tua membosankan seperti yang dia harapkan. Dia berduri, bersemangat, sekeras batu dan suka bermain Makcomblang. And dia memiliki pasangan yang cocok dalam pikirannya : Dia ingin Sabina, tidak masalah apapun harganya. Tidakkah dia tau, beberapa hal tidak bisa dibeli dengan uang?


Sinopsis terbitan Gramedia Pustaka Utama :

Semua berasal dari gurauan. Sabina hanya berpura-pura bertunangan dengan sahabatnya, miliuner Al Thorndon. Al membujuknya agar mau bersandiwara untuk memperdaya abangnya, Thorn. Al tidak punya pilihan lain kecuali membohongi abangnya. Dan ia menggunakan Sabina sebagai kaki tangannya. Sabina mengira sandiwara itu dilakukan hanya untuk semalam saja. Ketika Thorn menuduhnya sebagai wanita materialistis, Sabina tidak menggubris tuduhan itu. Ia tidak memikirkan segala akibatnya-bahwa Thorn akan menggali rahasia masa lalunya. Dengan membuka rahasia tersebut, Thorn akan menghancurkan usaha Sabina melupakan masa lalunya yang kelam. Tetapi dapatkah ia mengecewakan sahabat baiknya?

Thursday, December 29, 2011

Review Wuthering Heights Emily Bronte


Judul : Wuthering Heights
Penulis : Emily Bronte
Penebit : Gramedia Pustaka Utama


Buat yang suka sama novel terjemahan, seperti Twilight Saga dll, pasti nggak bakalan asing sama nama Bronte, atau Heatcliff, dan Wuthering Heights.

Bronte adalah nama penulis novel sastra inggris klasik Wuthering Heights. Wuthering Heights adalah judul novel klasik ini sekaligus nama rumah yang diceritakan dalam novel ini. Dan Heatcliff adalah tokoh utama cowok dalam novel ini.

Wuthering Heights menceritakan tentang Heatcliff, yang menjadi anak pungut di keluarga Earnshaw.Jadi Heatcliff dipungut oleh kepala keluarga Earnshaw padahal asal-usul Heatcliff sama sekali nggak diketahui bahkan dia nggak punya nama keluarga.

Awalnya, Heatcliff anak yang penyendiri. Tapu sayang, ayah angkat Heatcliff sayang banget sama dia. Hingga bikin iri Hindley, anaknya Mr. Earnshaw Senior. Menyadari kalau Mr. Earshaw Senior sayang sama dia, Heatcliff juga terkadang bersikap jahat pada HIndley. Selain Hindley, Mr. Earnshaw juga punya anak lain, anak perempuan bernanama Catharine Earnsaw yang juga merupakan adik Hindley. Catharine-lah yang menjadi teman Heatcliff.

kEMUDIAN, Mr. Earnshaw senior meninggal dunia. Dan Heatcliff merasa kalau tinggal di Wuthering Heights bukanlah sesuatu yang baik. Dia pun melarikan diri dari Wuthering Heights.

Bertahun-tahun kemudian, Heatcliff kembali lagi ke desanya sebagai orang kaya raya. Nggak ada yang tau darimana Heatcliff bisa jadi sekaya itu, banyak orang yang beranggapan kalau Heatcliff pasti pakai jalan pintas alias ilmu sihir. Kembali lagi, Heatcliff membeli Wuthering Heights dari Hindley yang bangkrut karena sering mabuk dan main judi. Sementara itu, Catharine sudah menikah dengan Edgar Linton yang merupakan saingan Heatcliff dari kecil. Edgar adalah anak bangsawan yang kaya raya.

Selain berkuasa lagi di Wuterhing Heights, Heatcliff berusaha mendekati Catharine lagi. Selain itu Heatcliff juga berusaha membalas dendam pada Edgar melalui adiknya, Isabella Linton. Jadi Heatcliff menikah dengan Isabella dan mengajak Isabella kabur sebelum membuat Isabella tinggal di Wuthering Heights. Isabella baru sadar kalau ternyata Heatcliff suami yang kejam dan hanya memanfaatkannya untuk balas dendam kepada kakaknya. Isabella pun kabur jauh dari Wuthering Heights.

Sementara itu, Catharine sakit parah karena banyak pikiran menghadapi Edgar dan Heatcliff. Sampai akhirnya Catharine meninggal, Sebelum meninggal Catharine sempat melahirkan anak yang diberinama Catharine oleh Edgar.

Saat Catharine junior sudah besar, Heatcliff melancarkan lagi balas dendamnya. Dia mengambil anaknya dari Isabella, anaknya penyakitan dan Heatcliff benci anaknya sendiri. Dia sengaja mengajak Catharine bermain terus di rumahnya, tujuannya untuk membuat Catharine jatuh cinta sama anaknya dan akhirnya menikah. Kalau sudah begitu, otomatis harta warisan Endgar akan jatuh ke tangan anak Heatcliff. Karena satu dua kejadian, akhirnya Catharine menikah dengan anak Heatcliff. Disitulah kehancuran Edgar Linton. Dan anak Heatcliff sudah meninggal hingga harta Edgar jatuh pada Heatcliff semua.

Akhirnya Catharine dengan menderita tinggal di Wuthering Heights bersama Heatcliff, Hareton (anak Hindley Earnshaw) dan pengurus rumah yang eror-eror. Catharine dan Hareton saling suka walaupun pada awalnya saling benci. Dan mereka bisa bersatu ketika Heatcliff meninggal dunia.

Jadi inti dari cerita ini sebenarnya adalah kisah balas dendam Heatcliff pada orang-orang yang meremehkannya di masa kecil. Novel sastra inggris pertama yang gue baca dan gue agak sedikit bangga sih, akhirnya gue bisa baca buku ini....... :)

Sunday, November 6, 2011

Review Novel Dream Stalker karya Sue Welford

Sebelum gue review, gue pengen memberitahu kalau gue membeli buku ini dengan harga yang murah sekali. Jadi waktu itu, di toko buku Lotus Batam, lagi ada cuci gudang disc 50 %. Jadi buku ini gue beli dengan harga dibawah 20 ribu. hehe

Buku ini kecilnya mungkin sebesar Harlequin. Dan kayaknya ini buku lama banget soalnya pas gue cek di Gramedia, udah nggak ada restock lagi. Dan satu lagi... kayaknya mungkin bakalan banyak yang kesulitan buat nyari buku ini karena kayaknya buku ini nggak terlalu booming di pasaran.

Jadi, buat kalian yang baca review ini dan tertarik untuk membeli, sori yah... karena gue memberikan review buku yang sudah limited di pasaran. Di online juga mungkin sudah jarang banget. Tapi gue mereview buku ini juga karena gue ngerasa kalau buku ini memang keren, jadi sayang kalo gue nggak ngoceh-ngoceh sama kalian.

Buku ini menceritakan tentang cewek bernama Niki yang sedang menemui Megan, sahabat penanya di pedesaan. Nah, di sana dia menginap di rumah Megan. Sebelum sampai di desanya Megan, Niki selalu mengalami banyak hal aneh. Mulai dari pertemuannya dengan gadis gipsi penjual ranting di stasiun yang meramalkan mengenai garis hidupnya di desa Megan nanti, sampai bayangan misterius wanita bergaun putih yang melintas di jalanan saat dia naik mobil jemputan Megan.

Selain itu, di tempat Megan, Niki juga selalu mengalami mimpi aneh. Dia selalu bermimpi mengejar perempuan berbaju putih misterius. Dan yang lebih aneh lagi, Niki selalu melakukan sesuatu dalam mimpinya. (maksudnya, ngelindur. Jadi tidur sambil jalan gitu). Tapi tempat yang ditujunya selalu sama dengan mimpinya, misal pas dia mimpi ke danau, pas bangun di kakinya udah ada lumpur dari danau.

Yang bikin masalah juga bukan cuma mimpinya, tapi juga nenek Megan, Victoria yang setengah gila yang ketakutan setengah mati setiap melihat Niki. Juga Sam, sepupu Megan yang selalu jutek padanya.

Kemudian, di suatu malam, Niki melihat bayangan putih yang selalu menguntit mimpinya itu. Tapi kali ini Niki sadar seratus persen dan dia menganggap mimpinya sebelumnya adalah petunjuk. Maka diapun dengan berani mengikuti bayangan itu sampai ke tengah hutan. Karena dia tau, kalau hantu wanita itu ingin memberitahu sesuatu kepadanya.

Sampai di pinggir danau, Niki terkejut ketika melihat gaun tidurnya tiba-tiba berubah menjadi baju pelayan. Kemudian di kejauhan dia melihat bayangan Victoria muda yang sedang mendorong kereta bayi ke danau dan berniat menenggelamkan bayi itu. Niki panik dan langsung mencegah Victoria, dia mencoba menyelamatkan bayi yang ditenggelamkan itu dengan berenang ke tengah danau.

Niki sudah kedinginan saat sebuah tangan menariknya keluar danau. Baru disadarinya kalau yang menyelamatkannya adalah Sam yang curiga karena Niki pergi sendiri di hutan. Setelah sampai di pinggir danau, Niki menceritakan mimpinya pada Sam dan alasan kenapa dia pergi ke danau sendirian. Setelah itulah, pada akhirnya ia tau kenapa Niki selalu diganggu mimpi-mimpi aneh.

Rupanya, hantu yang menguntit mimpinya berwajah sama dengannya ketika muda. Dia meninggal karena dihukum mati. Dulunya, "hantu" itu adalah baby-sitter dari keponakan Victoria. Namun Victoria benci setengah mati dengan anak itu dan membunuhnya di danau dan memfitnah si hantu itu sebagai pembunuhnya.

Untuk urusan cinta, pada akhirnya Niki pacaran sama Sam. Ternyata Sam udah suka diam-diam sama Niki sejak membaca surat-surat Niki untuk Megan. Jauh sebelum mereka ketemu.

Secara keseluruhan, gue suka banget novel ini. Lebih ke thriller daripada horor. :)

Friday, October 21, 2011

Celebrity Wedding

Waduh... sudah hampir sebulan rupanya gue nggak nge-post. hehe Soalnya sekarang ini gue udah kelas XII dan waktu gue sudah habis tak bersisa untuk pemantapan sampai sore.

Di posting kali ini, gue bakalan review novelnya AliaZalea yang terbaru, Celebrity Wedding. Sebenernya gue baca novel ini pas pertama bukunya launching *pamer men!* cuma baru bisa gue review hari ini :)

Semua bermula dari Inara bosan dengan perlakuan keluarganya yang terlalu protektif, selalu mengatur kehidupannya, sehingga dia ingin menunjukkan pada keluarganya bahwa dia bisa mengambil keputusan sebagai wanita dewasa.

Kemudian ada Revel yang betul-betul terdesak mendapatkan istri untuk menyelamatkan karier musik dan image-nya di mata masyarakat. Bukan dia yang menghamili Luna, kekasihnya, dan tak mau bertanggung jawab. Dia harus menikah dan pilihannya jatuh pada Inara, akuntan publik yang bekerja padanya.

Pernikahan ini akan jadi pernikahan di atas kertas yang menguntungkan mereka berdua. Awalnya semua lancar, sampai Inara dan Revel mendapati bahwa penrikahan ini mulai terasa lebih nyata daripada yang mereka bayangkan. Mampukah keduanya menepati janji masing-masing untuk mengakhiri sandiwara ini ketika kontrak berakhir?


Oke buku ini menceritakan tentang Inara seorang akuntan publik dan Revel, seorang penyanyi yang punya karir cemerlang di dunia hiburan. Hidup Revel langsung berubah heboh suatu pacarnya hamil di luar nikah. Banyak spekulasi di masyarakat yang bilang kalau Revel lah yang menghamili pacarnya. Tapi karena Revel nggak merasa menghamili pacarnya itu, maka dia menolak untuk bertanggung jawab.

Untuk menetralisir berita yang beredar di masyarakat, Revel beserta manajer dan orangtuanya pun memutuskan untuk membuat berita baru yang lebih heboh. Jadi dia akhirnya memutuskan untuk mennikah kontrak dengan Inara. Di satu sisi, Inara mau menerima Revel karena dia kepengen membuktikan sama keluarganya kalau dia bisa mengambil keputusan sendiri sebagai wanita dewasa.

At least, sudah bisa dipastikan kalau pernikahan kontrak itu membuat Revel dan Inara jatuh cinta beneran. Namun sayangnya, pas pernikahan mereka sudah mulai jadi pernikahan yang bahagia, mantan pacar Revel muncul lagi dengan berita baru yang membuat Inara minta cerai sesuai dengan perjanjian pada kontrak awal mereka! Tapi tenang, happy ending kok.

Rev :

Buku ini adalah buku AliaZalea yang menurut gue agak sedikit "beda". Kalau 3 buku Alia Sebelumnya memakai aku-aku pada sudut pandangnya, kali ini Alia menggunakan sudut pandang ketiga. Good Job buat Alia, karena dia sudah punya bahasa tulisan tersendiri yang unik dan lancar. Di CW ini, tokoh cowok buatan Alia kelihatan sekali sangat romantis. Walaupun gue masih menjagokan Ervin Daniswara, tokoh playboy dalam novel Alia yang pertama, Miss Pesimis.

Dan yang terakhir di buku ini, 2 pemeran utama dalam novel Alia sebelumnya. Didi (Miss Pesimis) dan Tita (Blind Date) juga muncul sebagai teman dekat Inara. Untuk Blind Date, tunggu review dari gue yaah!

Tuesday, September 27, 2011

Review Novel Perahu Kertas Karya Dee Lestari


Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal,
dan berantakan. Dari benaknya,
mengalir untaian dongeng indah.
Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.

Namanya Keenan. Cerdas, artistik,
dan penuh kejutan. Dari tangannya,
mewujud lukisan-lukisan magis.
Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.

Dan kini mereka berhadapan di
antara hamparan misteri dan
rintangan. Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?

Akankah hati dan impian mereka bertemu...



***

Setelah baca buku Supernova Petir, gue jadi tertarik untuk lagi dan lagi membaca buku Dee. Dan buku terbarunya yang gue baca adalah Perahu Kertas.

Buku ini menceritakan dua orang manusia, Kugy dan Keenan yang dipertemukan di stasiun kereta api. Waktu itu, Kugy mengantar dua temannya, Noni dan Eko menjemput sepupu Eko, Keenan yang baru datang dari Jakarta dan Amsterdam, Belanda.

Pertama kali bertemu, Keenan langsung tertarik dengan Kugy yang berpenampilan heboh dan aneh banget. Tapi Keenan suka dengan kepribadian Kugy yang ceria dan apa adanya. Mereka berempat akhirnya dekat menjadi sahabat. Dan Kugy sering dikira pacar Keenan saking dekatnya mereka. Diam-diam, mereka saling suka...

Namun, karena pada waktu itu Kugy sudah punya pacar dan Keenan dicomblangin sama sepupu pacar sepupunya, maka terjadi banyak konflik antara mereka berdua. Dan kemudian Keenan yang terlibat masalah serius dengan lukisan-lukisannya yang nggak laku di Galeri Warsita akhirnya memutuskan untuk hidup di Bali untuk menjadi pelukis dan meninggalkan Kugy juga hidupnya di Bandung dan keluarganya di Jakarta.

Setelah lulus kuliah, Kugy bertemu dengan Remi, bosnya yang kemudian jadi pacarnya. Sedangkan di Bali, Keenan bertemu Luhde, gadis Bali yang dewasa dan pengertian dan Keenan sudah jadi pelukis yang sudah cukup beken. Namun ternyata selama karir melukisnya, Keenan tidak bisa lepas dari bayangan Kugy, karena setiap lukisannya merupakan hasil inspirasi dari Kugy. Dan Keenan mungkin menjadikan Kugy sebagai drugs, karena sewaktu buku dongeng ciptaan Kugy yang dijadikannya inspirasi untuk terus melukis habis, Keenan sudah seperti orang putus asa. Dan sadarlah dia kalau selama ini dia melukis untuk Kugy. Sedangkan Kugy sendiri, walaupun masih belum bisa melupakan perasaannya pada Keenan, memutuskan untuk membuka hati untuk Remi.

Panjang untuk dijelaskan, akhirnya takdir membawa Keenan kembali ke Jakarta untuk mengurusi perusahaan ayahnya untuk sementara karena ayahnya terkena stroke. Dan itulah awal pertemuan kembalinya pada Kugy.

Okay, biasanya gue baca buku setelah baca review orang mengenai buku tersebut. Banyak yang bilang, di novel ini banyak terjadi kebetulan. Itulah yang sedikit mencuci otak gue hingga pas baca ini, gue jadi benar-benar jeli untuk mencari kebetulan-kebetulan yang banyak itu dan memang gue menemukannya. Tapi gimana juga, gue suka sama buku ini. Karena walaupun intinya adalah kisah cinta, buku ini bisa ngasih kita motivasi untuk mewujudkan cita-cita semustahil apapun kelihatannya atau seberapa besar orang terdekat kita menentang apa yang kita inginkan.

Selain itu di buku ini, gue menemukan kalau cowok keren nggak harus identik dengan mobil sport merah dan digilai murid satu sekolahan. Justru Keenan yang menurut gue biasa banget adalah mahasiswa dengan hidup biasa aja sebagai anak kos. Tanpa mobil, tanpa ponsel ala tahun 1999 yang nekat berhenti kuliah demi mengejar cita-citanya sebagai pelukis.
Cuma kalau gue jujur, gue lebih suka sama tokoh Remi yang hanya keluar di bagian akhir dan sedikit sedih waktu akhirnya malah Kugy sama Keenan. Hehe

Sunday, August 28, 2011

Review Novel Miss Pesimis karya AliaZalea

Halo everyone, gue kembali dengan sebuah review buku. Kali ini, gue akan mereview sebuah novel dengan genre Metropop, genre yang gue gemari sekarang-sekarang ini. Nggak tau kenapa, belakangan memamng gue lebih tertarik baca novel dengan genre Metropop atau Chiklit. Mungkin karena umur gue makin tua kali ya, jadi selera novel gue juga berubah. Nggak lagi melulu teenlit. Hehe


Bertahun-tahun Adriana Amandira memendam cinta pada Baron tanpa berani memperlihatkannya, karena mengira dia bukan tipe wanita yang disukai lelaki itu. Sepuluh tahun kemudian, ketika sudah sama-sama dewasa dan sukses, kenyataan berkata lain dan kesempatan terbuka untuknya untuk memiliki kebersamaan mereka.

Namun ketika Baron melamarnya, Adriana bimbang. Jika ia menerima pinangan lelaki itu, berarti dia akan melukai hati Oli, tunangan Baron yang juga teman mereka.

Adriana merasa frustrasi, patah hati. Untuk melupakan Baron, dia lalu memutuskan untuk melakukan perbuatan gila-gilaan yang belum pernah dilakukannya selama hidup, dan bukan khas dirinya. Salah satunya, dia ingin sekali berkencan dengan seseorang, sembarang lelaki, siapa pun dia. Dan Adriana tak mengira, bahwa yang datang menyambut tawarannya adalah sahabatnya sendiri....


***

Okay, gue review novelnya AliaZalea yang judulnya Miss Pesimis. Novel ini menceritakan tentang cewek bernama Adri, yang udah berumur 30 tahun tapi nggak nikah-nikah. Beberapa lamaran dari cowok, dia tolak, karena dia cinta mati sama temen SMP-nya, Baron. At least, Baron sebenarnya waktu SMP cinta juga sama Adri, cuma Adri terlalu nggak pe de dan ngerasa kalau Baron nggak mungkin cinta sama dia, makanya, lulus SMP, Adri memutuskan untuk melanjutkan masa SMA dan kuliahnya di Amerika.

Bertahun-tahun tinggal di Amerika, akhirnya Adri memutuskan kembali ke Indonesia dan bekerja di sebuah perusahan bernama Good Life. Sebuah perusahan yang katanya saingan beratnya Unilever (tau Unilever kan? Hehe). Di sanalah, Adri pertama kali ketemu sama cowok bernama Ervin, cowok yang diceritakan ganteng banget, dengan mobil M3 kesayangan.

Ervin dan Adri cukup deket, apalagi setelah mereka menjalani training kerja ke Amerika sama-sama. Mereka deket sampai sering curhat-curhatan, dan Adri jadi tau kalau Ervin itu punya banyak banget penggemar. Pacarnya juga banyak banget.

Diam-diam, Ervin fall in love sama Adri, makanya, tanpa sadar dia itu jadi terlalu over protektif. Marah kalau Adri deket sama cowok lain dan selalu ngasih perhatian berlebihan. Tapi Adri nggak pernah tau kalau Ervin suka sama dia, karena selama PDKT, Ervin juga selalu dalam keadaan unavailabe, alias selalu punya pacar. Jadi Adri nganggepnya kalau si Ervin ini cuma perhatian sama dia dalam konteks temen deket.

Pas liburan ke Singapore, Adri nggak sengaja ketemu lagi sama Baron. Sayangnya dia udah tunangan sama temen mereka pas SMP juga, Olivia. Tapi Baron ternyata masih cinta juga sama Adri, makanya dia berusaha terus menghubungi Adri sampai mereka harus bener-bener bisa bicara berdua di Jakarta. Bahkan, sangking cintanya, Baron sampai rela mutusin pertunangannya sama Olivia, padahal mereka mau nikah deket-deket lagi.

Di Jakarta, tanpa sengaja Adri ketemu sama Baron karena Ervin ternyata temen deket Baron pas SMA, dan ternyata, dulu sewaktu SMA, Baron selalu cerita sama Ervin kalau dia cinta mati sama seorang cewek yang dipanggilnya DiDi, panggilan kesayangan Baron untuk Adri. Ervin yang sebelumnya nggak tau kalau Adri itu sama dengan DiDi, pas tau jelas jadi cemburu berat. Apalagi pas dilihat Adri juga masih cinta sama Baron. Makanya, pulang dari pertemuan bertiga itu, Ervin langsung emosi berat. Dia bentak-benak Adri sampai kemudian, Adri memutuskan untuk nyuekin Ervin.

Baron akhirnya ngelamar Adri, tapi cewek itu malah jadi dilema. Satu sisi dia suka banget sama Baron, tapi di sisi lain Adri nggak tega sama Olivia. Untuk itu akhirnya Adri memutuskan untuk menolak Baron. Di saat-saat seperti itulah, Ervin akhirnya bantuin Adri ngilangin rasa sakit hatinya dengan ngajak cewek itu liburan, dan Adri akhirnya jatuh cinta juga sama Ervin.


Komentar gue :

Di Goodreads, banyak yang bilang ini novel terlalu “hollywood” dan gue cukup setuju. Dalam novel ini, seks bebas dianggap sesuatu yang cukup biasa. Apalagi endingnya si Adri hamil di luar nikah.

Yang kedua ada beberapa kalimat dalam buku ini yang mirip banget sama yang ditulis Stephenie Meyer. Sebagai orang yang sudah berkali-kali baca Twilight, ada tiga bagian yang nyaris sama persis dalam kalimatnya. Dalam bab awal pas Adri bilang dia nggak suka hujan, kemudian dalam bab pertengahan yang bilang “saluran air mataku melekat erat dengan saluran emosiku”, bener-bener Bella Swan banget! Dan yang ketiga pas si Ervin bilang, “Aku suka baumu,” ---Edward Cullen banget! Hehe apalagi juga ada bagian dimana si Adri ini suka banget sama S.Meyer. Jadi gue ambil kesimpulan, beberapa pembahasaan si Alia terpengaruh sama S. Meyer karena ngefans.

Dan ketiga, dibagian akhir cerita sedikit membingungkan dan terkesan terburu-buru. Tapi secara keseluruhan sih, novel ini enak dibaca. Gue hanya menghabiskan tiga jam-an nontstop dalam satu hari dari liburan gue untuk membaca novel ini 

PS : Cek komentar orang lain DI SINI


Monday, August 22, 2011

Review Novel Our Story karya Orizuka

Masa SMA.
Masa yang selalu disebut sebagai masa paling indah,
tapi tidak bagi anak-anak SMA Budi Bangsa.

SMA Budi Bangsa adalah sebuah SMA di pinggiran ibukota yang terkenal dengan sebutan SMA pembuangan sampah, karena segala jenis sampah masyarakat ada di sana.

Preman. Pengacau. Pembangkang. Pembuli. Pelacur.

Masuk dan pulang sekolah sesuka hati.
Guru-guru honorer jarang masuk dan memilih mengajar di tempat lain.
Angka drop out jauh lebih besar daripada yang lulus.

Sekilas, tidak ada masa depan bagi anak-anak SMA Budi Bangsa,
bahkan jika mereka menginginkannya.

Masa SMA bagi mereka hanyalah sebuah masa suram yang harus segera dilewati.

Supaya mereka dapat keluar dari status 'remaja' dan menjadi 'dewasa'.
Supaya tak ada lagi orang dewasa yang bisa mengatur mereka.
Supaya mereka akhirnya bisa didengarkan.

Ini, adalah cerita mereka.


***

Ini novelnya Orizuka yang kedua yang pernah gue baca. Ceritanya keren banget deh! Bittersweet endingnya. Dibilang bahagia, enggak. Nggak bahagia, juga enggak :D
Untuk cover juga keren sih menurut gue. Soalnya nggak tau kenapa, cover novel warna hitam itu kesannya “wah” banget

Oke kembali kita ke novel OUR STORY, novel ini punya 4 pemeran utama. Well, biasanya tokoh sentral kan dua ya?

Nah, novel ini menceritakan tentang cewek bernama Yasmine. Gadis SMA yang pindah dari Amerika ke Jakarta karena mamanya koma di Indonesia.

Masalah dimulai ketika sopir Yasmine yang diberi tugas untuk mendaftarkan Yasmine sekolah selama tinggal di Jakarta, salah mendengar nama sekolah tempat Yasmine akan mendaftar. Harusnya, Yasmine masuk ke sekolah Bakti Bangsa yang bertaraf internasional, namun karena salah denger itu, Yasmine akhirnya masuk ke sekolah Budi Bangsa. Sekolah buangan yang isinya pelacur, pencuri, penjahat, pembunuh... dalam artian yang sebenarnya!

Orang yang bersekolah di sana adalah orang-orang yang nggak diterima di SMA manapun, nggak punya biaya gede buat nyogok atau anak-anak yang emang nggak pengen niat ikhlas sekolah. Alias sekolah cuma jadi formalitas doang.
Selain muridnya yang nggak beres, guru-gurunya juga pada eror. Mereka jarang masuk karena honorer dan lebih memilih mengajar di sekolah lain. Lagipula, mengajar di sekolah itu cuma bikin sakit hati aja. Nggak ada yang dengerin penyampaian materi sama sekali!

Di sekolah itu, ada seorang cowok bernama El Nino yang terkenal sebagai maskotnya SMA Budi Bangsa. Kenapa? karena El Nino kalau berantem nggak segan-segan sampai bikin musuhnya sekarat. Dan cowok ini identik sama tongkat baseball-nya (yang digunain buat gebukin orang).

Pertamakali lihat Yasmine, El Nino langsung tertarik. Soalnya itu cewek polos banget. Awalnya cowok itu nganggep kalau kepolosan Yasmine mengenai freesex (yang nggak tabu lagi di sekolah itu) hanya pura-pura. Apalagi itu cewek pindahan dari Amrik. Tapi ternyata Yasmine emang polos. Dan dia termasuk cewek yang autis di Amerika sana karena dia itu di Amerika sering di-bully.
Yah, pada akhirnya, Nino naksir beneran sama Yasmine. Beda sama cewek-cewek lain yang jalan sama dia palingan hanya untuk dua hari. Cobaan berat yang pernah dialami adalah Yasmine beberapa kali harus kena damprat sama cewek yang naksir banget sama Nino.

Selain Yasmine dan Nino, dua tokoh lain yang dapet porsi sama banyak adalah Ferris dan Mei.

Ferris sendiri adalah anak orang kaya (anak anggota DPR dan pengusaha) yang sengaja masuk ke sekolah buangan itu untuk “menghilangkan” rasa bersalahnya pada Nino. Jadi dia pas SMP, temenan baik sama Nino. Cuma, pas SMP, ayah Nino masuk penjara dan Ferris menjauhi Nino. Udah agak gede, Ferris sadar kalau ia bersikap terlalu pengecut dan akhirnya menyesal. Untuk itu, dia nekat berhenti sekolah dari sekolah reguler yang normal-normal aja, masuk ke sekolah buangan Budi Bangsa itu.

Hubungan Ferris adalah dengan Mei. Pelacur nomer 1 di sekolah itu. Dibayar 1 juta buat 3 jam dan 3 juta untuk satu malam. Banyak kejadian ba-bi-bu (baca: terlalu ribet untuk dijabarin satu-satu) yang bikin Ferris nggak sengaja deket sama Mei sampai akhirnya mereka saling suka. Ferris juga kecewa waktu tau kalau desas-desus Mei itu pelacur bener. Namun setelah ia tau alasan Mei butuh banyak uang sampai rela jual diri, Ferris jadi terenyuh. Dan makin sukalah dia sama Mei. Bahkan dia rela untuk mengeluarkan uang 7 juta sebulan untuk Mei dari hasil penjualan mobil sport terbarunya supaya Mei berhenti jadi pelacur.

Dari segi cerita, gue suka dengan karakter Nino si bad boy yang rapuh dan Yasmine yang lembut. Ada satu adegan yang bakalan bikin kita kesel sama Yasmine (pas dia ngerasa minder sama dirinya sendiri), namun itulah yang manusiawi dari novel ini dan semakin memiliki nyawa.

Rate gue 8,5 skala 10! :D


Friday, August 19, 2011

Review Novel Supernova ; Petir karya Dee Lestari

Untuk pertama kalinya, gue membaca bukunya mbak Dewi "Dee" Lestari. Itu lho, penulis *ya jelas lah* yang juga penyanyi. Yang gue baca adalah bukunya mbak Dewi yang judulnya Supernova ; Petir. Ini adalah buku ketiga *kalo ga salah* dari beberapa seri buku Supernovanya mbk Dewi Dee yang lain. Tapi baca buku yang ketiga, bukan berarti kalian nggak bisa ngikutin alur 2 buku sebelumnya karena kisahnya BEDA! Misal di buku kedua, menceritakan tentang cowok lesbian. Di sini, bukan si tokoh utama di buku kedua yang diceritakan, melainkan orang lain yang nggak ada hubungannya sama si tokoh di buku supernova yang sebelumnya.


Oke, sebelum gue kasih komen-komen mengenai buku ini, cekidot sinopsisnya :


Tak ada cara untuk menggambarkannya dengan tepat. Tapi coba bayangkan ada sepuluh ribu ikan piranha yang menyergapmu langsung. Kau tak mungkin berpikir. Tak mungin mengucapkan kalimat perpisahan apalagi membacakan wasiat. Lupakan untuk berpisah dengan manis dan mesra seperti di film-film. Listrik membunuhmu dengan sensasi. Begitu dashyatnya. engkau hanya mampu terkulai lemas. Engkau mati tergoda.


Oke, jadi ini adalah buku yang menceritakan tentang perjalanan seorang cewek bernama Electra, yang biasa dipanggi Etra. Jadi dia ini punya kelebihan berupa "kelebihan muatan listrik" dalam tubuhnya sampai-sampai kena epilepsi. Ayahnya tukang listrik dan dia kena epilepsi (penyakit kelebihan listrik dalam tubuh). Dan ayahnya pecinta listrik.

Diceritakan sejak kecil Etra menjadi bayang-bayang Watti, kakaknya. Sampai Etra menganggap Watti sebagai "CiCa" (Cina Cantik) dan dirinya sebagai "CiA" (Cina Aja). Setelah dewasa, Watti menikah dengan seorang dokter yang bekerja di Freeport, Papua. Watti menikah tak berapa lama setelah ayah mereka meninggal. Tinggalah Elektra sendirian.

Etra harus kelimpungan jadi pengangguran yang hanya mengandalkan hidupnya dari uang warisan ayahnya. Makannya Indomie setiap hari, nggak pernah berhasil dalam bisnis MLM sampai akhirnya hampir putus asa.

Dalam masa pencarian kerjanya Elektra menerima surat dari sebuah perguruan tinggi alam gaib yang menawarkan dirinya untuk menjadi asisten dosen. Penasaran dengan tawaran itu Elektra mencoba memenuhi persyaratan 'aneh' yang diajukan dan membawanya bertemu dengan seorang dukun, di sinilah Elektra mulai menyadari bahwa dalam dirinya terdapat aliran listrik yang mampu membuat dukun tersebut tersetrum.

Akhrinya dalam suatu kesempatan Elektra bertemu dengan Ibu Sati seorang paranormal yang akan memberinya petunjuk untuk mengendalikan dan mempergunakan keunikan yang ada dalam diri Elektra .

Melalui Ibu Sati ini pula Elektra akhirnya mendapat ilham untuk membuka sebuah usaha Warnet bersama teman-temannya , tidak itu saja Elektra juga akhirnya membuka praktek pengobatan berkat aliran listrik yang ada dalam dirinya.

Kisah perjalanan hidup Elektra juga diwarnai masalah cinta-cintaan. Yaitu waktu Elektra dapet ilham buat bikin warnet dan bekerja sama dengan seorang cowok bernama Tony yang misterius namun baik hati. Tony ini hacker profesional yang duitnya banyak cuma "merakyat".

Baca buku ini, dijamin kalian bakalan dibuat tertawa karena ceritanya lumayan lucu. Bukan lucu yang kalian bisa dapetin pas baca buku Raditya Dika atau PJP-nya @poconggg. Tapi humor yang terselip di dalam ceritanya yang muncul begitu saja tanpa perlu si penulis harus membuat cerita lucu *bingung?*

Buku ini juga disampaikan dengan bahasa yang ringan (padahal gue kira novel berat) yang menyenangkan. Dan mengangkat tema yang masuk akal ditemui dikehidupan sehari-hari namun tidak pasaran.

Pokoknya setelah baca buku ini, gue sudah menempatkan Dee sebagai penulis favorit gue.

Review Novel 17 Years of Love Song karya Orizuka

Ini adalah buku Orizuka yang entah keberapa, namun merupakan buku Orizuka yang ketiga yang gue baca setelah Summer Breeze dan Our Story.




Nana, saat itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk selalu berada di sampingmu. Menemani sepimu. Menghapus air matamu. Menjadi kekuatanmu. Aku ingin menjagamu. Aku ingin kau hanya menyusahkanku dan bergantung padaku.

Begitulah Leo, penyuka baseball yang pendiam, berkata dalam hatinya. Nana, gadis berkursi roda yang ia temui di sebuah padang ilalang indah di belakang sekolahnya, telah membuat dirinya berubah. Dari anak kota yang meremehkan kondisi kampung yang ia tinggali, Leo justru menemukan segalanya di sana. Persahabatan, tanggung jawab, sampai cinta. Namun, saat-saat indah itu hanya sekejap. Musibah yang datang bertubi-tubi memisahkan Leo dengan penyemangat hidupnya, Nana. Lima tahun Leo sibuk menyelusuri jejak gadis itu tanpa lelah. Saat bertemu kembali, Leo sadar bahwa semuanya telah berubah. Apalagi, Leo kini sudah punya idaman lain bernama Raras. Berhasilkah Leo dan Nana merajut kembali kenangan-kenangan yang indah seperti dulu? Atau seseorang harus ada yang kalah?


***

Sebenarnya, ada sedikit kritik dari gue yaitu, gue agak sedikit kecewa dengan novel Mbak Orizuka di sini. Oke, gue menemukan sisi Orizuka di sini (karakter cowok suka baseball dan seseorang yang "punya dunia sendiri"). Tapi nggak seperti buku sebelumnya yang gue baca, yang menurut gue sih keren banget, di buku ini Orizuka agak "jatuh" karena dia nggak bisa memorsikan narasi dan dialog secara pas. Buat gue, di novel ini terlalu banyak dialog tokoh dan narasi sebagai sumber jalannya cerita kurang ditonjolkan. Nggak seperi Summer Breeze dimana isi hati si tokoh di jabarkan lewat narasi sehingga pembaca lebih bisa membawa emosinya.



Oke, mari gue review. Buku ini menceritakan tentang cowok bernama Leo, si penyuka baseball yang pendiam namun punya cita-cita kuat untuk menjadi seorang atlet baseball di timnas Indonesia. Tapi sayang, impian Leo nyaris nggak bisa terkabul ketika orangtuanya cerai dan ia memutuskan untuk ikut ibunya yang seorang dokter, pergi ke kampung kecil di Jawa Barat sana.

Leo benci hidup di kampung yang menurutnya nggak bisa mewujudkan mimpinya sampai kemudian cowok itu ketemu sama cewek berkursi roda bernama Nina yang memberikan Leo semangat pergi ke sekolah dan nggak lagi membenci kampung di mana dia tinggal (intinya sih, Leo naksir Nina). hehe

Tapi ternyata, hubungan Leo banyak yang menentang karena banyak orang beranggapan kalau Leo cuma playboy kota yang pada akhirnya harus bikin Nina menderita. Kan kasihan gitu, pakai kursi roda terus dimainin sama playboy.

Seperti sinopsisnya, terjadi banyak ba-bi-bu yang akhirnya memisahkan Leo dan Nina selama lima tahun. Dimulai dari Leo yang memutuskan melanjutkan kuliahnya di Jakarta sampai Nina yang mengalami kecelakaan bersama kedua orangtuanya dan hilang begitu saja.

Mereka ketemu lagi karena Nina ternyata tinggal di rumah pamannya yang menjual bunga di sekitaran kampus Leo. Selama lima tahun itu, Leo terus berusaha mencari jejak Nina. Dan dia begitu senang karena pada akhirnya ia dan Nina bisa ketemu lagi.

Sekali lagi yang mengecewakan adalah, pada saat Nina dipertemukan lagi pada Leo, Leo sudah punya pacar bernama Raras. Nah, dari sinopsisinya gue membayangkan kalau si Leo ini cinta beneran sama Raras dan dia jadi bingung sendiri harus pilih Nina atau Raras dan konfliknya menjadi kompleks. Tapi ternyata Leo pacaran sama Raras bukan karena cinta, tapi karena dicomblang-comblangin sama sepupunya. Jadi dengan mudah LEO MENCAMPAKKAN RARAS pas dia ketemu Nina. Kemudian, karakter Raras juga jahat. Jadi si pembaca udah pasti tau kalau Raras itu cuma tokoh sekali lewat.

Selling point buku ini adalah, dalam setiap chapter habis, Orizuka selalu menggaris miring kata-kata di masa lalu untuk menceritakan masa depan si tokoh.

Misal di chapter A, si Leo ini senang banget makan nasi goreng bikinannya Nina, jadi dia bilang sama Nina kalau seandainya aja dia bisa makan nasi goreng Nina tiap hari. Di bawah sebelum tanda *** tanda satu chapter habis, Orizuka nulis

Taukah kau Nina, kalau pada saat itu aku telah mengucapkan satu doa kepada Tuhan. Taukah kau apakah doa itu?

Ya kata-katanya nggak mesti begitu sih. Cuma intinya, kalimat-kalimat bergaris miring itu membuat karakter Leo jadi semakin jelas terlihat ; romantis!


Akhir kata, ini buku memang nggak sebagus karya Orizuka lain menurut gue. Cuma,gue suka dengan ide cerita Orizuka yang nggak biasa dan karakter Leonya yang manis banget.


Thursday, June 30, 2011

Review Novel Refrain -- Winna Efendi

Gue denger tentang buku-buku Winna Efendi setelah lihat komentar di salah satu milis dan grup yang gue ikutin, dan banyak dari komentar itu bilang buku Winna Efendi bagus banget.

Gue pun akhirnya penasaran, dan kebetulan lagi libur, gue akhirnya memutuskan mencari buku Winna Efendi di Gramedia. Dan hasilnya?! Winna Efendi langsung sukses masuk di daftar penulis favorite gue.

Gimana ya, gue nggak bisa ngasih komentar apa-apa karena buku Winna ini bikin gue speechless. Apa adanya, mengalir, jujur dan tidak munafik. Apa yang ditulis dalam novelnya benar-benar tidak membuat kita berfikir kalau tulisan itu hanya cerita.
Dan dua buku Winna yang langsung gue beli pada saat itu juga, gue habiskan dalam waktu 2 hari. Hehe! Padahal sih rencananya, 2 buku itu buat ngisi 2 minggu liburan gue :)

Buku pertama winna yang gue baca adalah Refrain.
Cover buku ini unik karena gambar surat di cover buku ini itu ternyata bukan gambar tapi bener-bener surat warna biru yang ditempel. Jadi kalau suratnya dicabut, cover bukunya bakalan polos aja.

Sinopsis :


Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini, yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.

**

Ini bisa jadi sebuah kisah cinta biasa. Tentang sahabat sejak kecil, yang kemudian jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Sayangnya, di setiap cinta harus ada yang terluka.

Ini barangkali hanya sebuah kisah cinta sederhana. Tentang tiga sahabat yang merasa saling memiliki meskipun diam-diam saling melukai.

Ini kisah tentang harapan yang hampir hilang. Sebuah kisah tentang cinta yang nyaris sempurna, kecuali rasa sakit karena persahabatan itu sendiri.




Review :


Buku ini menceritakan tentang Niki dan Nata yang sudah bersahabat sejak kecil. Mereka bertaruh, siapa yang kira-kira bakalan jatuh cinta duluan. Dan Nata ketika kecil, menjawab kalau pasti Niki yang bakalan jatuh cinta duluan.

Semakin besar, Nata sadar kalau perasaannya ke Niki bukan hanya sekedar teman. Dia sadar dia mulai cemburu ketika teman-teman cowoknya pada bilang Niki cantik. Atau jadi sering marah-marah kalau Niki dekat dengan cowok lain. Nata juga tidak suka Niki ikut cheers. Dan semakin tidak suka lagi ketika Niki pacaran dengan cowok keren dari sekolah lain yang namanya Oliver.

Suatu hari, muncul anak baru pendiam bernama Annalise. Anak seorang model terkenal yang sedih dengan keadaan di mana ia selalu merasa sendirian. Ibunya terlalu sibuk dan kedua orangtuanya bercerai. Kesibukan ibunya untuk pindah-pindah tempat tinggal juga membuat Annalise takut berteman, karena jika terlalu dekat, takutnya akan membuat dirinya sulit mengucapkan selamat tinggal kalau ia harus pergi nantinya.

Di sekolah barunya, Annalise bertemu dengan Nata dan Niki yang lalu menjadi sahabatnya. Setelah lama berteman, baru tanpa sengaja ketahuan Annalise naksir Nata. Namun Annalise tau kalau Nata suka sama Niki. Annalise takut mengakui karena tau, kalau hubungan merekan bisa jadi tidak akan sedekat sebelumnya kalau Nata tau Annalise naksir Nata.
Namun hubungan mereka bisa diatasi.
Dan tak lama kemudian, Nata naksir Niki juga ketahuan oleh Niki sendiri, melalui buku lirik Nata yang seluruh lagunya ia ciptakan untuk Niki. Juga kemudian terungkap kalau Nata-lah, sang Penggemar Rahasia yang mengirimi Niki surat saat hari valentine.

Dan untuk alasan yang tidak diketahui Nata, Niki menjauh. Niki merasa kalau hubungan mereka memang tidak bisa dirasakannya seindah persahabatan merekadulu.

Karena setelah itu Niki tidak bisa curhat masalah Oliver lagi ke Nata, dan Niki juga tidak bisa bercerita tentang Nata dan Annalise. Hubungan mereka sudah tidak sama lagi.
Sampai kemudian Niki tau kalau ia juga mencintai Nata...
Sampai Niki sadar kalau Oliver hanya jadi pacarnya untuk melupakan cinta sejatinya...
Dan sampai Niki harus merelakan Nata yang harus sekolah musik di New York.

Endingnya tenang aja, hepi kok! Dan gue bersyukur karena gue nggak terlalu suka sama buku yang endingnya bikin nangis-nangis :D


Rate gue : 9, 9 skala 10! manteb


P.S : Dan mungkin ini kisah cinta biasa dan sederhana, tapi Winna menyampaikan tulisannya dengan begitu baik :D Dan jalan menuju ending yang selalu penuh kejutan.

Tuesday, June 14, 2011

Review Novel Luna -- Julie Anne Peters

Penerbit: Gramedia

Terbit: September 2005

Tebal: 297 hal

Soft cover

Harga: Rp 35.000



Kembali dengan sebuah resensi novel, kali ini gue mau nge-rewiew novel terjemahan karya Julie Anne Peters yang judulnya Luna. Secara keseluruhan, gue cukup suka novel ini. Yang gue sayangkan adalah, novel ini mungkin nggak termasuk best seller di Indonesia, padahal di Amerika, ini buku udah menerima banyak penghargaan karena inti cerita yang sarat akan pesan moral. Pesan moralnya sendiri berupa ketidakadilan yang diterima orang-orang yang "berbeda" (di buku ini berarti transgender).

Luna menceritakan tentang seorang cewek bernama Regan, yang punya abang yang nggak normal, Liam. Nggak normal karena Liam transgender. Jadi cowok itu punya jiwa yang cewek banget. Dan merasa membenci fisiknya karena ganteng dan cowok banget. Seumur hidupnya, Liam sayang dengan Regan walaupun sering iri karena Regan begitu cantik.

Reganlah, orang yang paling mengerti Liam. Regan merelakan kamarnya dijadikan markas Liam untuk berdandan, mencoba gaun baru setiap malam. Sampai-sampai Regan sering nggak bisa tidur. Liam punya nama cewek tersendiri. Luna -- Gadis yang bisa terlihat hanya ketika ada bulan-- dalam artian, Luna hanya bisa dilihat malam-malam karena kalo siang dia jadi cowok dan malemnya dia jadi cewek. (eits, tapi jangan samain Luna/Liam kayak banci-banci taman lawang, beda banget!)

Selain tidak tidur, pengorbanan lain Regan adalah dijauhi teman-teman satu sekolahnya yang mencium keanehan Liam, walaupun mereka semua salah sangka mengira Liam itu homo.

Suatu hari, muncul seorang cowok bernama Chris. Regan langsung naksir Chris dan Chris juga sepertinya naksir Regan. Dibuktikan dengan Chris mengajak Regan malam mingguan. Namun sayang, disaat-saat membahagiakan itu, Regan harus memilih. Membantu Luna yang tertimpa masalah atau malam mingguan sama Chris.

Regan mengalah. Namun untuk selanjut-selanjutnya, Regan lelah juga. Ia akhirnya mengambil keputusan tegas, memaksa Luna untuk mengurusi masalah transegendernya sendiri. Walaupun pada akhirnya Regan menyesal, karena membuat Liam begitu sedih. Apalagi Regan sadar, satu-satunya orang yang bisa Liam andalkan seumur hidup hanya Regan. Bukan ibu mereka, apalagi ayah mereka yang pasti langsung membunuh Liam--atau seenggaknya mengusir Liam dari rumah-- kalau mereka tau anaknya transgender.

bla bla bla... cukup banyak konflik setelah itu. Untuk pembahasaan, seperti para novel-novel terjemahan lain, novel ini punya kosa-kata yang "lumayan cerdas" diseling spoof khas bule.

Terakhir, novel ini ditutup dengan Regan yang begitu sedih karena Liam memutuskan untuk pergi ke luar negri dan memutuskan melakukan operasi ganti kelamin.
Untuk masalah Chris, justru Regan harus bersyukur karena cowok itu bener-bener suka sama Regan. Jadi Chris memaklumi masalah demi masalah yang Regan alami karena Liam.


Rate gue : delapan dari skala 10! :D

Sunday, June 12, 2011

Review Eiffel, Tolong! by Clio Freya

Setiap gue cek blog gue, kadang-kadang gue mikir, gimana bisa ya banyak SPAM masuk ke blog gue lewat cbox di bagian kanan blog ini? Yang jelek dari SPAM itu adalah tulisannya yang bikin kesel dan nggak tau gimana cara ngehapusnya

Apa coba maksudnya web lepak itu? haha kalau gue klik linknya, yang ada gue ketemu sama link fiktif atau rusak. :(


GANTI TOPIK!

Judul : Eiffel, TOLONG!
Harga : Rp 35.000,-
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 352 halaman
Terbit : Maret 2009

Gue mau nge-review buku lagi aja deh. Buku ini gue beli minggu ini, di saat temen-temen gue pada pusing nggak ketulungan mikirin ujian, gue malah asik-asikan ke Gramedia, baca-baca buku yang covernya kebetulan kebuka dan beli satu novel baru setelah sekian lama gue nggak baca novel baru. *kecuali baca buku-buku perpus yang sekarang penuh dengan buku motivator. hehe

Nah, di post ini gue mau memberikan review novel teenlit terbitan Gramedia Pustaka Utama ini, yang menurut gue, KEREN BANGET!

Ini pertamakalinya lho, gue “nemu” novel Teenlit Indonesia yang genre-nya mungkin Sci-Fi. Karena kebanyakan isinya romance semua. Dan novel ini excellent banget! Baca buku ini pokoknya bikin gue jadi keinget film Resident Evil dan sejenisnya. .

Novel ini menceritakan tentang cewek bernama Fay, yang mama-papanya itu sibuk banget. Kedua orangtuanya adalah orang yang sering pergi-pergi ke luar negri karena kerjanya adalah Konsultan.

Kebetulan, pada saat itu Fay lagi liburan sekolah. Maka kedua orangtuanya menawati Fay untuk ikut dengan mereka ke luar negri untuk liburan selama dua minggu. Ada dua pilihan karena kebetulan kedua orang tua Fay akan pergi ke negara berbeda. Papanya ke Thailand, dan Mamanya ke Paris. Bukan pilihan yang sulit karena pasti semua orang lebih milih Paris :D

Namun beberapa hari sebelum keberangkatan ke Paris, ternyata Mamanya batal pergi ke Paris dan dipindahtugaskan ke Brazil. Tiket mamanya ke Paris bisa di-return karena dibeli pakai uang perusahaan, tapi teket Fay nggak bisa dikembalikan karena dibeli pakai uang mamanya. Jadi karena sayang, Fay memutuskan liburan sendirian ke Paris. Mamanya akhirnya mendaftarkan Fay les Bahasa Perancis sekalian biar perjalanan Fay ke sana nggak sia-sia.
Sampailah petualangan Fay di Paris.

Di Bandara saat transit di Singapore, Fay ketemu sama cowok bule yang sok ramah banget. Dia coba ngorek informasi kenapa Fay ke Paris dan berapa lama cewek itu akan tinggal di sana. Fay yang ngelihat orang itu asik-asik aja, menceritakan tentang rencana liburannya.

Sialnya, cowok itu ternyata adalah salah satu agen dari badan intelejen non-pemerintah bernama COU.. Yang sedang mencari gadis seumurannya dan bermuka ASIA untuk disuruh menyamar menjadi gadis Malaysia bernama Seena yang akan berkunjung ke rumah pamannya di Paris. Tujuan dicarinya pengganti Seena adalah, untuk menyusupkan orang luar ke rumah seorang pengusaha kaya bernama Alfred Whitman untuk keperluan bisnis. Dan yang lebih sial untuk Fay adalah, mukanya mirip dengan Seena. Hanya tinggal polesan beberapa make-up dan remake kecil dipenampilannya benar-benar membuat paman Seena, si Alfred itu nggak akan mengenali kalau dirinya palsu.

Hari pertama Fay di Paris langsung kacau ketika cewek itu tiba-tiba diculik ketika sedang jalan-jalan disekitaran Eiffel. Dia dibawa ke ruang operasi COU dan diminta untuk menyamar seperti yang disebutkan di atas oleh seorang bernama Andrew.

Akhirnya, karena nggak bisa berbuat apa-apa dibawah tekanan Andrew, Fay akhirnya bersedia walaupun terpaksa. Sebagai akibatnya, waktunya di Paris dihabiskan untuk les pas pagi hari dan untuk menjalani karantina berubah menjadi Seena di siang hari.

Orangtua angkat Fay selama di Paris nggak curiga dengan keanehan Fay karena COU sudah menyusun rencananya sendiri. Mereka menyamar menjadi organisasi bernama Institute de Paris yang menangani Fay sebagai murid mereka yang memberitahu bahwa jadwal Fay akan sangat padat di Paris. Orangtua angkat Fay tidak tau bahwa organisasi itu hanyalah kedok penculikan Fay.

Jadilah, Fay menderita karena sikap Andrew yang hangat hanya terjadi di awal pertemuan mereka. Andrew jadi kasar,suka main tangan dan menghalalkan segala cara untuk melancarkan rencananya. Dia juga mengingatkan Fay untuk tidak bicara pada siapapun masalah rahasia ini. Dan Fay juga nggak bisa bercerita pada siapapun karena Andrew punya akses ke e-mail Fay, yang akhirnya menghalangi Fay bercerita pada keluarganya di Jakarta karena Andrew bisa memanipulasi e-mail yang Fay kirim sebelum sampai ke penerima. Andrew juga memasang kamera pemantau diam-diam di rumah orangtua angkat Fay, beserta GPS penyadap di ponsel Fay.

Di kelas Bahasa Perancis, Fay bertemu dengan delapan teman baru. Salah satunya adalah Reno, cowok asal Inggris yang akan melanjutkan ke Universitas Zurich dan akan memperdalam Bahasa Perancisnya di tempat les yang sama dengan Fay.

Sementara di “rumah latihan”, tempat Fay akan menjalankan karantinanya menjadi Seena, ia bertemy dengan Kent, cowok seusianya yang kejam banget seperti pamannya. Yang parahnya, Fay naksir Kent!

(yang unpredictiable dari novel ini, adalah membuat kita ketawa di saat-saat “tidak tepat”. Misal pas Fay harus dapat hukuman yang mengerikan, ocehan dalam hati Fay kadang-kadang konyol dan bikin nyengir).

Banyak kejadian-kejadian yang harus dibaca sendiri (dan panjang banget untuk dijabarkan di sini) sampai akhirnya diketahui kalau Kent dan Reno itu adalah keponakan Andrew yang kedua orangtuanya dibunuh Andrew, agar kedua orang itu bisa direkrut menjadi agen COU nantinya.

Kedua orangtua Kent dibunuh saat cowok itu berumur 3 tahun. Jadi dia belum bisa mengerti apa-apa masalah orangtuanya. Yang ia tau : masa depannya adalah menjadi agen COU dan hidupnya ada pada tangan pamannya. Yang kasihan adalah, Kent ternyata juga suka sama Fay. Namun setiap kesempatan yang ia ambil buat deketin Fay, terpaksa dibayar dengan hukuman menyakitkan dari pamannya yang selalu membayar penguntit untuk mengikuti Fay dan Kent. Baginya, dalam COU, pekerjaan tidak bisa melibatkan perasaan apalagi cinta. Jadi bagi Kent : dia tidak punya hak untuk jatuh cinta.

Untuk Reno, kedua orangtuanya dan seorang adiknya bernama Maria, di bunuh waktu umurnya 10 tahun. Waktu itu Reno belum bisa menyadari kalau kematian orangtuanya dalam ledakan mobil adalah rekayasa pamannya. Namun setelah semakin tumbuh besar, barulah dia mengerti kemungkinan itu. Namun tujuannya untuk mendekati Fay agar cewek itu tutup mulut tentang COU, ternyara malah membuatnya jadi teringat adiknya yang pasti seumuran Fay dan menyayangi Fay sebagai adiknya. Diam-diam, Reno berusaha berfikir keras untuk menyelamatkan Fay dari misi kejam Andrew walaupun membahayakan nyawanya sendiri.

Yang belum terjawab dari review ini adalah...

Apa sih masalah bisnis yang membuat Fay harus nyamar?

Gimana akhirnya hubungan Fay-Reno-Kent?

Apa yang terjadi setelah Fay udah menjadi sama persis dengan Seena dan tinggal di rumah Alfred selama dua malam?
SILAHKAN BACA BUKUNYA! Hehe

Pokoknya, kalian nggak bakalan nyesel deh. Di dalam bukunya juga banyak pengetahuan baru mengenai cara kerja badan intelejen dan bagaimana alat-alat canggih badan intelejen seperti penyadap, sampai signal e-mail, ponsel dan GPS yang bisa dilakukan untuk melacak orang, dan beberapa tulisan yang cerdas.

PS : cerita ini agak “nanggung”. Endingnya masih nggak jelas karena ada satu-dua pertanyaan super penting tidak terjawab. Kelanjutannya akan ditampilkan di novel kedua buku ini, From Paris To Eternity yang sudah terbit juga. (gue belum baca, jadi belum bisa review).

Buat yang penasaran sama cuplikannya, silahkan baca DISINI.
Bye bye!

Wednesday, April 27, 2011

Novel Still... -- Esti Kinasih


Ternyata blog ini udah lumayan lama nganggur. Yah, daripada kosong new post, mendingan gue ngereview aja deh. Ok ok?

Yang mau gue review adalah bukunya penulis favorite gue sedunia, Esti Kinasih. Gila, dia udah ada 6 novel, dan semuanya kereeeeeen banget! Yah, setidaknya keren buat gue. Buat yang nggak maniak teenlit, nggak tau deh. hehe

Nah, novel yang mau gue review adalah Still... yang terbit tahun 2006. Ketinggalan banget ya review buku 5 tahun lalu? Tapi nggak papa deh, masih cetak ulang terus kok sampai sekarang.

Jadi, Still... ini merupakan sequel dari novel Cewek!!! (novel Esti juga, yang terbit tahun 2005).
Menceritakan tentang cowok bernama Bima yang posesif banget. Apa yang gue mau, harus gue dapet, mungkin gitu sih ya prinsip hidupnya.

Bima ceritanya hobi naik gunung. Macho, ganteng, sama otoriter. Pemegang keputusan tunggal dan keras kepala. Pokoknya, juga nggak mau deh, yang namanya ngalah apalagi sama cowok.

Bima terkenal playboy. Cuma playboy-nya rata-rata nggak dipacarin. Cuma diajak jalan, terus kalau udah bosen, tinggal buang. Mantan (atau yang bukan mantan tapi ngerasa mantan Bima), rata-rata pada error setelah Bima putusin. Si A jadi pendiem lah, si B, nilainya merosot lah, inilah-itulah.

Tapi Bima nggak peduli!

Yang jadi inceran Bima terbaru adalah Fani. Sahabat dari pacar sahabat Bima, Rei. Saking deketnya sama Langen, pacar Rei, Fani selalu ngintilin Langen kemana-mana. Cuma, sebisa mungkin si Fani ini selalu jaga jarak sama Bima karena reputasi Bima buruk.

Cuma, karena jaga jarak itulah, si Bima malah merasa tertantang buat jadiin Fani pacarnya. Terus, walaupun Fani nggak bilang iya, si Bima udah mengumumkan ke semua orang, kalau Fani pacarnya.

Oke, itu sih sebenernya penggalan review novel sebelumnya. Cewek!!!

Kalau Still... begini ceritanya.


Fani akhirnya nggak tahan lagi mau pacaran sama Bima. Dia ngerasa, masa mudanya udah nggak cerah lagi pacaran sama cowok yang begajulan begitu. Walaupun Fani takut banget sama Bima yang punya profil anak gunung (badan gede, galak dll), Fani nekat minta putus.

Jelas si Bima nggak terima. Soalnya, Bima baru nyadar, kalau Fani satu-satunya ceweknya yang nggak suka sama Bima dan selalu ngelawan habis-habisan Bima. Makanya, tanpa sadar Bima sayang beneran sama Bima. hmmm...

Bima yang posesif, akhirnya melakukan hal nekat buat bikin Fani tetep jadi pacarnya. Yang bikin Fani jadi tertekan sampai akhirnya nggak muncul di kampus sampai sebulan.

Fani pergi, Bima jadi ngerasa sepi. Lama-lama, karena terjadi beberapa hal (nggak gue ceritain, ntar yang mau baca jadi nggak gregetan lagi), Bima akhirnya berusaha melepas Fani. Walaupun susaaaaaaah banget. Walaupun cowok itu harus sakit hari sesakit-sakitnya.

Saat Bima menyerah untuk nggak ngejar Fani lagi, Fani bebas. Free! Senang! Fani langsung PDKT sama cowok bernama Ferry yang cute dan berbanding terbalik sama Bima yang seenaknya.

Tapi ternyata, Ferry nggak seperti apa yang ditampilin di luar. Justru Ferry lebih buruk daripada Bima sekalipun. Kata Rei, "Gue ngomong ini bukan untuk belain Bima ya, Fan. Ini supaya lo bisa ngeliat masalahnya lebih kelas. Bima emang brengsek, Tapi dia nggak pake topeng. Semua kebrengsekannya terbuka. Toh cewek-cewek itu dateng juga. Jadi sebenernya yang nyakitin mereka ya diri mereka sendiri. Bima sama sekali nggak bisa disalahin. Lebih bahaya cowok model Ferry begitu. Cute, sweet, looks like a real gentlement, tapi begitu lo lengah sedikit aja....."

Fani patah hati. Saat itu deh, Fani dapet pencerahan dari Rei yang juga prihatin dengan keadaan Bima. Sebagai sahabat dari balita, Rei nggak tega ngelihat Bima yang ancur. Walaupun kelihatannya santai, tapi Rei bisa lihat Bima sedih banget. Bima jadi masang tato, ngerokok, buat jadiin pelarian hatinya. Tapi Bima tetep jaga diri untuk nggak minum, takutnya malah kalap.

Rei nyaranin, supaya Fani balikan sama Bima. Fani masih mikir-mikir. Masih takut. Cuma Fani nggak bisa bohong, gimanapun, se-otoriter-nya Bima, seegois apapun cowok itu, Fani nggak pernah masuk dalam kondisi dimana Bima ngelakuin hal-hal di luar batas kesopanan. Cowok itu masih menjaga, bertanggung jawab.

Setelah melalui proses panjang (yang seru banget), maka terciptalah ending yang sudah bisa ditebak. Tapi keren tetep sih. haha


Nah, segitu aja deh garis besar ceritanya. Yang kurang dari review di atas adalah masalah karakter. Esti Kinasih, seperti di buku-buku sebelumnya, menceritakan karakter sifat masing-masing tokohnya dengan sangat jelas dan nyata. Seperti di buku sebelumnya juga, Esti Kinasih menggunakan bahasa yang ringan, kadang ada selipan humor (yang nggak garing, karena mengalir aja. Nggak dipaksakan sama sekali), dan informatif.

Nah, ada beberapa lembar "menggugah" yang menurut gue keren banget...



Cinta sejati adalah keikhlasan untuk membiarkan orang yang dicintai bahagia. Meskipun bersama orang lain. Meskipun diri sendiri harus hancur. Bullshit! Omong kosong! Siapa sih orang yang ngomong begitu? Sok pahlawan bener! Sok berjiwa besar! Abis ngomong begitu, nggak taunya besoknya bunuh diri, lagi!
Still... halaman 65


Masih banyak sih sebenernya yang keren2. Cuma ini deh yang paling ngena kayaknya. yang paling bener tapi paling sering di sangkal sama kita semua, MUNGKIN. hehe
Yang lain sih, kerennya satu halaman full. Kalau gue ketik semua, bisa gempor tangan gue.

Pokoknya, buat para pencinta novel, menurut gue ini novel kudu baca. Rate gue sih bintang 5 deh. Keren banget!