Monday, December 14, 2020

WAY BACK INTO LOVE

Hugh Grant ft Drew Barrymore


I've been living with a shadow overhead,

I've been sleeping with a cloud above my bed,

I've been lonely for so long,

Trapped in the past,

I just can't seem to move on


I've been hiding all my hopes and dreams away,

Just in case I ever need 'em again someday,

I've been setting aside time,

To clear a little space in the corners of my mind


All I wanna do is find a way back into love.

I can't make it through without a way back into love.


I've been watching but the stars refuse to shine,

I've been searching but I just don't see the signs,

I know that it's out there,

There's gotta be something for my soul somewhere


I've been looking for someone to shed some light,

Not somebody just to get me through the night,

I could use some direction,

And I'm open to your suggestions


All I wanna do is find a way back into love.

I can't make it through without a way back into love.

And if I open my heart again,

I guess I'm hoping you'll be there for me in the end


There are moments when I don't know if it's real

Or if anybody feels the way I feel

I need inspiration

Not just another negotiation


All I wanna do is find a way back into love,

I can't make it through without a way back into love,

And if I open my heart to you,

I'm hoping you'll show me what to do,

And if you help me to start again,

You know that I'll be there for you in the end

Tuesday, December 8, 2020

SUNYI

Biarkan aku mengetik dalam sunyi

Cerita-cerita yang tak sempat disuarakan saat kita masih sering bicara


Biarkan aku menghibur diri,

Dengan candaan yang tak sempat diucapkan saat aku ingin membuatmu tertawa


Biarkan aku menikmati jarak

Yang kadang menciptakan rindu dan memercikkan api cemburu


Biarkan aku tidur nyenyak malam ini

Dengan indah bayang dirimu diantara lelapku



#Apasih #GalauBet #Gajelas #WKWKWK


Thursday, November 12, 2020

#EXIM-BATAM Mengurus Izin Impor / Pemasukan Sementara dari Luar Negeri ke Batam

 Heloooww!!!

Di sela-sela ngerjain tugas kantor, biar ngga suntuk-suntuk banget, saya memutuskan untuk menulis blog lagi, tapi kali ini dengan informasi yang mudah-mudahan bermanfaat, ngga galau-galau mulu ya bapack ibuck.

Anyway, saat ini saya bekerja di bidang export-import, kesasar jauh banget dari jurusan kuliah yang diambil dan sama sekali nggak pernah kebayang sebelumnya akan menekuni bidang ini. Tapi sudah terlanjur ngga sengaja kecemplung selama beberapa tahun, ya sudahlah ya... lagipula karena domisili saya di Batam, sebagai daerah Free Trade Zone, EXIM sebenarnya jadi bidang yang menarik dan menantang. Aturan selalu berubah dan disempurnakan, perijinan juga ngga sama dengan daerah pabean lain, jadi ya gitu, cukup menarik. Makanya sekarang saya coba bagikan beberapa informasi yang saya tau supaya bisa dijadikan referensi.

So, untuk memulai postingan pertama soal #EXIM BATAM, saya mau bahas tentang Perijinan Import Sementara.

Di Batam, import sementara biasa dilakukan untuk mengimport mesin/peralatan dalam kurun waktu tertentu, biasanya dalam rentang waktu enam bulan. Barang-barang tersebut nantinya harus diexpor/dikembalikan ke daerah asal barang setelah masa berlaku ijin impor habis dan jika tidak dilakukan perpanjangan masa berlaku izin import. Barang yang diimpor sementara dapat berupa mesin bekas maupun mesin baru. 

FYI, mengimpor dan expor barang bekas tanpa izin khusus merupakan hal yang dilarang di daerah FTZ.

Izin ini dikeluarkan oleh BP-BATAM melaui SIKMB (Sistem Informasi Keluar Masuk Barang) / https://ftzbbk.bpbatam.go.id/. Pengajuan dilakuan secara online dan dikenakan biaya sebesar IDR 100.000. Menurut saya proses pengajuan izin import ini cukup mudah dan proses penerbitan izinnya juga relatif cepat. 

Nah, sekarang mari kita simak tutorial pongajuannya ya. 

1. Log in / buat akun di https://ftzbbk.bpbatam.go.id dan klik permohonan baru.


2. Kemudian akan muncul tab baru. Isi seperti berikut di Form Pengajuan Permohonan, lalu klik tombol Buat Baru.


3.  Isi form yang diperlukan dan upload semua data pendukung, lalu setelah lengkap, klik simpan data.
    File yang harus di upload berupa NIB, surat keterangan bermaterai, surat pernyaataan, foto barang, PO/perjanjian kerja sama/ CIPL dari barang yang akan diimpor sementara. Isi semua data dengan sebenar-benarnya ya karena barang yang masuk dengan ijin impor sementara akan dicek fisik barangnya oleh bea cukai, jadi jangan sampai terjadi perbedaan antara barang yang diimpor dengan dokumen yang diajukan.


4. Setelah permohonan disubmit, kita akan dialihkan di Form Pencarian. Pilih Satus : BARU lalu klik tombol cari. Draft permohonan kita otomatis muncul di hasil pencarian. Jangan lupa untuk menekan tombol kirim. Permohonan kita pun otomatis sudah ter submit.


5. Setelah itu, kembali lagi ke halaman HOME dan pilih konfirmasi pembayaran.

6. Lalu pilih nomer pengajuan dan klik Cetak Tagihan. Secara otomatis akan muncul billing yang dapat kita bayar dengan melakukan pembayaran ke virtual account BNI. Tata cara pembayaran sudah dijelaskan secara rinci pada billing yang muncul.


7. Setelah melakukan pembayaran, kita bisa memantau progres pengajuan izin melalui log di pengajuan aplikasi kita. Seperti yang terlihat di bawah ini, setelah dilakukan pembayaran, proses verifikasi dan persetujuan relatif cepat, bisa selesai di hari yang sama.

8. Ketika permohonan sudah diterbitkan, akan muncul tombol CETAK, ketika di klik, akan muncul pop up berisi surat persetujuan yang sudah bisa kita gunakan untuk proses clearance di port.



Nah begitu saja sih, semoga cukup jelas dan bermanfaat ya teman-teman!

Disclaimer : pengetahuan saya tentang export-import juga sebenarnya masih minim. Jadi kalau banyak informasi yang kurang tepat atau kalian mengalami beberapa perbedaan, harap maklumnya. Semua tulisannya saya buat berdasarkan pengalaman pribadi.

Monday, September 7, 2020

Saturday, May 16, 2020

Takut Yang Paling Mencintaimu

Katanya, rasa takut adalah sosok yang paling mencintaimu.
Ia tak ingin kau terluka, sebab itu ia ingin terus membuatmu waspada.

Katanya, yang paling menyakitkan itu bukan kehilangan.
Tapi kenangan yang tetap datang saat kau terjaga dan membuatmu tak merdeka.

Rasa takut masih berjalan beriringan disampingku.
Ia tak mau pergi. Ia terus berbisik, "Aku ingin menjagamu, aku tak ingin ada yang menyakitimu."

Aku mencintainya dalam diam, tak ingin buru-buru terlalu banyak membuat kenangan.
Karena kehilangan selalu berbisik, "Hati-hati, seperti yang lalu, aku hanya melancarkan serangan ketika detak napasmu mulai bergantung padanya."

Mungkin aku perlu waktu sedikit lagi. Sampai aku punya keberanian untuk berucap pada rasa takut dan kehilangan ;

"Terima kasih sudah mencintaiku. Namun aku bertanggung jawab atas hidupku. Keputusanku akan dibuat diatas keberanian dan harapan."



Yuni yang selalu galau, 15 Mei 2020

Thursday, May 14, 2020

Hanya Kisah Fiksi

Ibuku bertanya,  "Pacarmu mana? Kok sudah lama tidak ke rumah?"
Kujawab, "Sudah pergi, bersama wanita lain yang hanya ingin naik mobil barunya."

Hening.

Dua pasang mata saling tatap cukup lama. Aku memecah sunyi dengan sebuah senyum kecil.
Ia mengulurkan tangan dan mengelus pipiku. Pedih. Rasanya ingin menangis.

Pelan-pelan, ia menyeka setetes air mata nakal yang mengalir turun membasahi pipi. Lalu ia tersenyum dan berpesan, "Jadi wanita itu harus kuat dan mandiri. Karena tidak ada pondasi yang lebih kuat selain dari kakimu sendiri."



Yuni Tisna. 14/05/2020

Monday, May 11, 2020

Tersesat.

Tersesat.
Jalan lurus yang dilalui tak lagi terasa benar.
Ingin berbalik arah, tapi sudah kehilangan arah tujuan.

Harapan.
Terasa sudah mati suri tak tau kapan dapat dibangkitkan lagi.
Ingin kembali meminta pada semesta, tapi ia terus memalingkan muka.

Rasa takut.
Terasa seperti peribahasa usang yang tak pernah hilang dimakan usia.
Ingin berlari menjauh, tapi bimbang terlalu mencintaiku.


Ada dosa,
Tapi aku tidak tau, harus memohon ampun pada Tuhan atau manusia.
Membelenggu kaki pada masa lalu, menahan diri ini bergerak maju.

Ingin kembali mencari jalan setapak, tapi terus bertemu jalanan terjal berbatu.

Ingin menarik napas ringan saja, tapi udara selalu terasa kering dan berat.

Melangkah pergi seperti memilih bernapas tapi mati.
Mempertaruhkan hidup pada apa yang tak pasti di ujung mimpi.


Yuni, 11-05-2020